- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
LPDB-KUMKM Optimis Target Penyaluran Dana Begulir Rp1,8 Triliun Tercapai

Jakarta,MegapolitanPos.com: Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengaku optimis pada tahun ini lembaga yang Ia pimpin dapat mencapai target penyaluran dana bergulir yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp1,8 triliun sepanjang tahun 2022.
"Mengenai kinerja saya sangat optimis, beberapa hari yang lalu kami juga sudah rapat Board of Directors (BOD) dan melihat progres capaian, maupun progres yang akan kita capai, saya sangat optimis untuk target Rp1,8 triliun itu bisa tercapai," ujar Supomo di Kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Senin (19/9/2022).
Supomo menjelaskan, dirinya meyakini target yang diberikan oleh pemerintah akan tercapai, hal ini seiring dengan melihat proses kerja para pegawai LPDB-KUMKM yang semakin kompak, terukur, dan termonitor berdasarkan target kinerja.
Baca Lainnya :
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Transformasi Bisnis Berbuah Hasil, Produksi Karet Kebun Tebenan Naik Tajam di 2026
- Dari Dapur Gizi hingga Ruang Kelas, Prabowo Awasi Langsung Program Makan Bergizi Gratis
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
"Yang terpenting sekarang teman-teman di Direktorat Bisnis dan Direktorat Pembiayaan Syariah, maupun Manajemen Risiko progres kinerjanya sudah bisa dilihat updatenya, seperti bulan ini apa yang sudah dicapai, bulan depan apa yang akan dicapai, kurangnya dimana, jadi komunikasinya yang saya apresiasi luar biasa, dan begitu menyatu dengan targetnya," kata Supomo.
Dengan proses kerja yang semakin meningkat, Supomo menegaskan, kedepan pihaknya tidak memiliki kekhawatiran, sebab budaya kerja yang baru dan berorientasi kepada target dari para pegawai LPDB-KUMKM telah berjalan baik.
"Kedepan saya tidak punya kekhawatiran bahwa hal ini sudah menjadi budaya kerja di LPDB-KUMKM dan sudah otomatis berjalan dengan baik, mereka sangat concern dengan targetnya, dengan kualitasnya, makanya terbukti NPL kita juga rendah," terang Supomo.
*Transformasi Digital, Tingkatkan Transparansi Kinerja*
Selain itu, dengan transformasi digital yang dilakukan oleh LPDB-KUMKM telah memberikan dampak positif berupa peningkatakan transparansi dan juga kinerja internal LPDB-KUMKM.
"Saya monitor semuanya, mana proposal pengajuan dana bergulir yang sedang desk review, mana yang mau di kunjungi atau On The Spot (OTS), mana yang tinggal opini risiko, kapan komite, jadi semua terprogres, pipeline-nya jelas dan semua terukur, terupdate dan terprogresnya baik," kata Supomo.
Dengan begitu, Supomo menargetkan pada November 2022 ini target yang diberikan oleh pemerintah penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,8 triliun bisa diselesaikan pada November 2022 ini.
"Bahkan ada beberapa Kepala Divisi yang targetnya sudah tercapai, sudah mulai menyiapkan untuk tahun 2023 mendatang, dan saya optimis target untuk 2022 ini akan selesai di bulan November," pungkas Supomo.
Tercatat, sampai dengan 16 September 2022, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,172 triliun yang disalurkan kepada 129 mitra koperasi dengan rincian pola konvensional sebesar Rp638 miliar, dan pola syariah sebesar Rp533 miliar.(ASl/Red/MP).

.jpg)



.jpg)











