- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
Lewat Lagu Iwan Fals, Kepala BP2MI Hibur dan Motivasi Pekerja Migran Indonesia Memaknai Proses Jalan Kehidupan

Keterangan Gambar : Government to Government (G to G) ke Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja melalui Program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan. Pelepasan yang biasa dihadiri sejumlah pejabat negara dan tokoh itu, namun kali ini BP2MI memotivasi pekerja migran dengan menghadirkan penyanyi Budi Cilok, yang dikenal memiliki suara mirip penyanyi legendaris Iwan Fals.
"(Pelepasan kali ini) Spesial hari ini, saya ingin mengajak santai (bernyanyi), menghibur kalian (PMI) dengan lagu-lagu Iwan Fals," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani disela-sela acara pelepasan, yang digelar di eL Royal Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa sore (28/11/2023).
Dihadapan 228 pekerja migran Indonesia dan 147 calon pekerja migran Indonesia Program G to G Korea Selatan, Benny Rhamdani yang ditemani oleh sang Istri (Sri Tanti Angkara) kemudian mengajak para pekerja migran bernyanyi bersama dengan diiringi penyanyi Budi Cilok.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
Dalam kesempatan itu, Budi Cilok menyanyikan sejumlah lagu yang dipopulerkan Iwan Fals. Setelah bernyanyi bersama lagu ‘Ibu’, Benny mengajak para pekerja migran untuk mengingat peran orang tua, khususnya sosok Ibu.
“Apa yang kalian bayangkan dari lagu Ibu tadi?. Kalau mereka masih ada, terus sayangi Ibu atau orang tua kita. Jangan pernah kalian mengkhianati cinta orang tua. Orang tua adalah malaikat kita di dunia yang jasanya tidak berbalas. Kalian adalah orang-orang hebat untuk orang tua kalian. Semoga lagu tadi menjadi pendorong spirit kita untuk tetap mencintai Ibu atau orang tua kita,” ujar Benny, dilansir laman resmi BP2MI.
Benny mengatakan, para pekerja migran Indonesia yang hadir hari ini adalah orang-orang terpilih yang telah melewati proses yang panjang. Tetapi sesungguhnya banyak calon pekerja migran lain yang tidak memiliki nasib baik seperti mereka.
Sesuai data, bahwa sepanjang tahun 2023, BP2MI telah memberangkatkan sebanyak 9.692 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan. Selain itu, tambah Benny, akan ada 2.100 Pekerja Migran Indonesia yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan pada bulan Desember 2023 mendatang.
"Total ada 10 ribu lebih pekerja migran Indonesia yang dilepas di tahun 2023 ke Korea Selatan. Itu menjadi jumlah terbesar, semenjak saya memimpin di BP2MI. Saya berharap, jumlah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya," cetus Benny.
Selanjutnya Benny berpesan kepada para pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke Korea Selatan agar tetap percaya diri.
“Berangkatlah dengan kepala tegak dan kembali ke tanah air dengan membusungkan dada. Saya adalah Pahlawan Devisa yang menyumbang devisa terbesar kedua ke negara ini,” tandasnya.** (Anton)














