- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Kota Bekasi Raih Sertifikat Eliminasi Penyakit Kaki Gajah Filariasis

Keterangan Gambar : Sertifikat diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin kepada Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi Berkenaan dengan World Neglected Tropical Diseases (NTD) Day 2023, Kementerian Kesehatan RI menobatkan 5 Kabupaten/Kota di Indonesia yang meraih Sertifikat Eliminasi Filariasis (Penyakit Kaki Gajah) salah satunya kepada Kota Bekasi. Sertifikat diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin kepada Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia pada Selasa, (21/02)

Adapun 5 Kabupaten/Kota yang meraih sertifikat Eliminasi Filariasis adalah:
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
1. Kota Bekasi, Prov Jawa Barat
2. Kabupaten Bekasi, Prov Jawa Barat
3. Kabupaten Subang, Prov Jawa Barat
4. Kabupaten Supiori, Provinsi Papua
5. Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan
Selain Sertifikat Eliminasi Filariasis, diserahkan juga Sertifikat Bebas Frambusia bagi 103 Kabupaten/Kota se- Indonesia.
Menkes, Budi Gunadi menegaskan bahwa upaya pengendalian Penyakit Kaki Gajah tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kementerian Kesehatan. Dukungan diperlukan dari berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat dan Daerah serta lintas sektor; masyarakat dan layanan kesehatan dan Menteri Gunadi pun memberikan apresiasi kepada Kabupaten/Kota yang meraih sertifikat Eliminasi Filariasis.
"Di tingkat Pemerintah, perlu dukungan dari seluruh Pimpinan di jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah dari level Gubernur hingga Lurah. Dukungan yang diharapkan diantaranya berupa komitmen, dukungan kebijakan yang efektif, dukungan sumber daya, serta dukungan operasional untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat, dan saya sampaikan rasa bangga juga terima kasih kepada Kabupaten/Kota yang sudah menunjukkan komitmennya dan kerja kerasnya mewujudkan Eliminasi Filariasis dan pertahankan," ucap Menteri Gunadi.
Kota Bekasi telah melaksanakan POPM (Pemberian Obat Pencegahan Massal) parsial di seluruh desa pada tahun 2004-2016 di EU (Evaluasi Unit) 1, 2, dan 3 selama 5 tahun tetapi tidak serempak. Pada tahun 2014 atas rekomendasi WHO maka Kota Bekasi agar dapat menyelesaikan 2 putaran POPM lagi di EU 3 dan melengkapi kelayakan TAS (Transmission Assesment Survey).
Pada tahun 2022 dilaksanakan Survei TAS 3 di EU 1, EU 2, dan EU 3 dengan hasil LULUS TAS 3, dengan demikian Kota Bekasi berhasil melaksanakan Eliminasi Filariasis.
"Raihan ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergitas yang tangguh antara Dinas Kesehatan bersama pemangku di wilayah baik Camat dan Lurah serta seluruh Tenaga Medis di Kota Bekasi untuk gencar melakukan langkah preventif dan solutif dalam penanganan Penyakit Kaki Gajah," ungkapan apresiasi kepada tim dari Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Tri pun mengucapkan terima kasih atas dukungan besar masyarakat yang telah bersama-sama berjuang melawan Penyakit Kaki Gajah dan Ia pun berpesan, "tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing, lengkapi dengan asupan makanan yang sehat, guna mewujudkan Indonesia Bebas Penyakit Kaki Gajah," pungkasnya.
Dinas kesehatan Kota Bekasi menghimbau kepada warga yang memiliki gejala kaki gajah segera berobat ke Puskesmas. (Ronald)

















