- Pihak Panti Pijat Mawar Bodas Meminta Maaf Catut Nama Jaksa Kejari Kota Tangerang
- Usia 8 Tahun, Leia Raih Gold Award di China melalui Tari Betawi.
- Polda Metro Rilis Pengungkapan 2 Pabrik Obat Keras Ilegal, 7 Juta Butir Disita
- Bupati Shalahuddin Minta 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Berkontribusi bagi Daerah
- Bupati Shalahuddin Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama Bahas Jalan Hauling
- 33,89 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Tapi di Majalengka Hanya Simbolis
- Kontroversi Rencana Hibah Miliaran Rupiah Sabilu Taubah Gus Iqdam Picu Kecemburuah Dewan vs Wabup Beky.
- KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, 460 Orang Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
Komisi I DPR RI Setuju Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI

Keterangan Gambar : KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memberikan keterangan pers usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon panglima TNI.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Komisi I DPR RI menyepakati pengangkatan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono. Hal itu diumumkan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid usai uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023).
"Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI," ujar Meutya Hafid dalam konferensi pers.
Baca Lainnya :
- 33,89 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Tapi di Majalengka Hanya Simbolis
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
Selain itu Komisi I DPR RI juga secara musyawarah mufakat dan secara bulat menyetujui pemberhentian dengan hormat Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI.
"Menyetujui pemberhentian dengan hormat Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi atas dedikasinya," kata Meutya Hafid.
Seperti diketahui, Jenderal TNI Agus Subiyanto yang saat ini menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menjalankan uji kelayakan dan kepatutan calon panglima TNI dengan memaparkan visi PRIMA.
PRIMA merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Ada lima misi, yang pertama dari visi ini ialah memelihara dan memantapkan profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara. Kedua, meningkatkan kemampuan yang responsif dalam menghadapi perkembangan lingkungan yang strategis. Ketiga, memantapkan kemampuan TNI yang integratif serta bersinergi dengan kepolisian, kementerian dan lembaga, serta komponen bangsa lainnya. Keempat, mewujudkan percepatan modernisasi alutsista sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelima, mewujudkan TNI yang adaptif terhadap tuntunan tugas dan spektrum ancaman. ** (Anton)




.jpg)










