- BNI Sabet Dua Penghargaan ARA 2024, Bukti Transparansi dan Tata Kelola Semakin Kuat
- Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan
- Komisi IV Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Dengan DTSEN
- Wamenkop Farida Perkuat Sinergikan Koperasi Milik Ormas Islam Masuk Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Kemenkop Latih Mamak-Mamak Perajin Tenun NTT Untuk Berkoperasi
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- Kerusuhan Meletus di TMP Kalibata, Warung dan Kendaraan Dibakar Massa
- Komisi II Gelar Raker Dengan Perumda PPJ
- Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD
- Bupati Lepas 34 Calon Jemaah Umrah, H. Nurul Anwar Sampaikan Doa Dan Harapan
Ketum Forjumis Hamonangan Simanjuntak SH Mengutuk Keras Peledakan di SMAN 72 Jakarta
Simanjuntak SH Mengutuk Keras Peledakan di SMAN 72 Jakarta

Keterangan Gambar : Ketua Forjumis
Megapolitanpos.xom, Tangerang - Ketum Forjumis Hamonangan Simanjuntak SH mengecam keras aksi peledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat ( 7/11/2025 )
Peristiwa tersebut sangat memprihatinkan dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan tidak hanya melukai fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi generasi muda yang seharusnya mendapatkan rasa aman dan nyaman saat menuntut ilmu.
Ketua Umum Forum Jurnalis Pasar Kemis ( FORJUMIS ) menyampaikan bahwa kejadian ini harus menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih serius membangun karakter dan moral generasi muda agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.
Baca Lainnya :
- BNI Sabet Dua Penghargaan ARA 2024, Bukti Transparansi dan Tata Kelola Semakin Kuat
- Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan
- Komisi IV Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Dengan DTSEN
- Wamenkop Farida Perkuat Sinergikan Koperasi Milik Ormas Islam Masuk Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Kemenkop Latih Mamak-Mamak Perajin Tenun NTT Untuk Berkoperasi
“Saatnya kita semua bangkit untuk memperkuat pembinaan karakter generasi muda kita. Mereka adalah masa depan bangsa, dan harus kita jaga agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak moral, perilaku, dan masa depan mereka,” ujar Juntak panggilan akrabnya.
“Kita harus hadir di tengah-tengah generasi muda, memberikan mereka wawasan dan arahan agar dapat lebih selektif dalam bergaul. Karena seperti yang dikatakan dalam pepatah bijak, pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik,” tegas Juntak
Ketua Umum FORJUMIS mengajak semua pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi memberikan edukasi pencegahan ke sekolah-sekolah, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, positif, dan membangun karakter bangsa yang kuat.
“Mari kita bersama seluruh stakeholder yang ada, bersatu dalam memberikan edukasi pencegahan ke sekolah-sekolah. Kita tidak bisa tinggal diam, karena masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda,” Tutup Juntak.










.jpg)






