- 38 Atlet Polri dan Ratusan Peraih Prestasi di Sea Games 2025 Dapat Reward dari Kapolri
- Empat Alumni API BPSDMP Banyuwangi Jadi Pegawai Bandara Haneda Jepang
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dialog Nasional Ekonomi Biru 2026, Media Daerah Jadi Penggerak Narasi Pembangunan
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
- Demi Perbaikan Sistem Klaim Asuransi, Pemohon Ajukan Uji Pasal 304 KUHD di MK
- 40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
- Bupati Shalahuddin Dorong Pendidikan Digital SMPN 1 Benangin Terima Laptop dan Starlink
- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
Kerukunan Antar Umat Beragama, Jadi Materi Non Fisik TMMD 123 Tigaraksa

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Dengan menghadirkan nara sumber dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang dan FKUB Kabupaten Tangerang, Kodim 0510/Trs mengelar penyuluhan tentang perlunya kerukunan antar umat beragama.
pada kegiatan non fisik TMMD 123 Kodim 0510/Trs tahun 2025 di gelar di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Senin (17/03/2025).

Baca Lainnya :
- 38 Atlet Polri dan Ratusan Peraih Prestasi di Sea Games 2025 Dapat Reward dari Kapolri
- Empat Alumni API BPSDMP Banyuwangi Jadi Pegawai Bandara Haneda Jepang
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dialog Nasional Ekonomi Biru 2026, Media Daerah Jadi Penggerak Narasi Pembangunan
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
Adapun Petugas dari Kemenag dan FKUB Kabupaten Tangerang adalah Letkol Arh Pur Wayan Kariana mengemukakan, warga Indonesia selalu optimis, bahwa dengan banyaknya agama yang ada di Indonesia, maka banyak pula solusi untuk menghadapi kendala-kendala tersebut.
"Dari berbagai pihak telah sepakat untuk mencapai tujuan kerukunan antar umat beragama di Indonesia seperti masyarakat dari berbagai golongan, pemerintah, dan organisasi-organisasi agama yang banyak berperan aktif dalam masyarakat," katanya.
Menyinggung soal toleransi, Letkol Arh Pur Wayan Kariana menambahkan, saling menghormati antar umat beragama sangat penting dan harus dilakukan.

"Hal ini supaya tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain, jangan mudah untuk percaya dengan aliran baru. Ini harus waspada, kalau ada anak sekolah di luar kota, dan tiba-tiba berubah sikap perlu dicermati," pungkasnya.
Keharmonisan dalam komunikasi antar sesama penganut agama adalah tujuan dari kerukunan beragama, agar terciptakan masyarakat yang bebas dari ancaman, kekerasan hingga konflik agama.
"Saya nilai sangat perlu pengeluaran dalam toleransi beragama sejak dini, terutama bagi anak-anak sekolah SMPN 5 Tigaraksa ini," ungkapnya.
Untuk di ketahui penyuluhan TMMD non fisik kali ini dilakukan di SMPN 5 Tigaraksa Desa Tapos yang diikuti sebanyak 45 siswa dan siswi. ** (Nan)
















