- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
KemenKopUKM: Pelatihan Barista Sebagai Pengungkit Daya Saing Usaha Minuman Kopi Di Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Komoditas kopi yang melimpah di Indonesia menjadi salah satu keunggulan komparatif sehingga dapat menjadi salah satu sumber kekuatan ekonomi. Oleh sebab itu Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) memandang perlu upaya sistematis untuk menjadikan komoditas kopi sebagai penggerak ekonomi UMKM khususnya sektor mikro.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius mengatakan bahwa pihaknya konsisten memberikan dukungan terhadap upaya pengembangan bisnis berbasis kopi terutama dari sisi penguatan SDM (sumber daya manusia) agar lebih terampil dan kompeten. Kebutuhan SDM peracik kopi menjadi profesi yang paling dibutuhkan seiring dengan angka penikmat kopi yang terus tumbuh.
"Itu artinya, tersedianya bidang barista yang kompeten menjadi sangat relevan dan dibutuhkan, terutama untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin beragam dan kualitas produk yang semakin meningkat,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Yulius dalam keterangan resminya, Jum’at (04/10).
Baca Lainnya :
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Kembali Gelar Uji Emisi, Maryono: Jaga Kualitas Udara dan Budayakan Kendaraan Terawat.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
Dalam pembukaan Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro Berbasis Kompetensi, Uji Sertifikasi dan Kompetisi Bidang Barista, Yulius menjelaskan bahwa pelatihan penguatan dan pengembangan SDM barista ini secara pararel dilakukan di berbagai Wilayah di Indonesia. Pada 2024, pelatihan barista, uji kompetensi dan kompetisi dilaksanakan di 10 kota, yakni di Serang, Pekalongan, Bogor, Bandung, Jombang, Tegal, Pasuruan, Indramayu, Tangerang, Tangerang dan terakhir akan dilaksanakan di Bekasi.
Menurutnya dalam setiap sesi terdapat 30 peserta yang direkrut untuk mengikuti serangkaian program pelatihan. Dia berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan daya saing para pelaku usaha mikro yang menjalankan bisnis di bidang kopi/ kafe.

Pelatihan yang digelar di Tangerang menjadi salah satu tempat pelatihan barista mengingat pertumbuhan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi lokal, dengan jumlah UMKM mencapai 24.130 yang terdata pada SIDT KUMKM (Sistem Informasi Data Tunggal Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
“Dengan lebih dari 95 persen usaha di Kota Tangerang merupakan kategori UMKM, sektor ini menjadi penopang utama bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi SDM di sektor ini sangat krusial untuk memastikan bahwa para pelaku usaha mikro mampu bersaing di era globalisasi,” kata Yulius.
Ditegaskan Yulius bahwa pelatihan pengembangan SDM di Tangerang ini juga sekaligus dilaksanakan uji sertifikasi ini para peserta sehingga akan mendapatkan pengakuan resmi atas keterampilan yang dimiliki. Skema ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usaha mereka secara profesional dan berkelanjutan.
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang, PT Trans Indonesia Superkoridor, LPK Kompetensi Indonesia dan Tim Asesor dari LSP Pariwisata dan SPA Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)






.jpg)




