- Partai NasDem Terima Aspirasi Gerakan Koperasi, Peran Perkoperasian Diperkuat
- Kapolri Silaturahmi Ramadan 2026 Bareng Buruh KSPSI di Jawa Timur
- Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim
- Pemkab Barito Utara Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi RPJMD 2025–2029
- Paripurna DPRD Bahas Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD Barito Utara
- Fraksi DPRD Sampaikan Pendapat Akhir terhadap Raperda RPJMD Barito Utara 2025–2029
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD 2025–2029
- Parmana Setiawan, Safari Ramadhan Bukti Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Tengah Masyarakat
KemenKopUKM Gelar MOFAM Dukung Visi Indonesia Jadi Pusat Modest Fashion Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Dalam rangka mengakselerasi gerakan untuk mendukung visi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menggelar The 1st Modest Fashion Month (MOFAM) pada 13 Oktober 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebagai langkah awal mengglorifikasi modest fashion di Indonesia.
Plt (Pelaksana Tugas) Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Satya Permana, mengatakan The 1st MOFAM adalah momen penting untuk mengembangkan industri modest fashion Indonesia. Acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing, tetapi juga merayakan dan mempromosikan gaya berpakaian yang modis dan sopan, mencerminkan nilai-nilai keberagaman, inklusivitas, dan ekspresi diri.
“Acara ini nantinya akan mempertemukan desainer, influencer, dan pecinta fashion dalam satu forum untuk berbagi ide, inspirasi, dan inovasi dalam dunia mode yang inklusif bagi semua kalangan,” kata Temmy di Jakarta, Kamis (10/10).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Raih Predikat Kualitas Tertinggi Ombudsman RI 2025
- BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
- Kemenkop–Apdesi Merah Putih Sepakat Bangun 80 Ribu Kopdes, Target Rampung Maret 2026
- KUR Serap 11 Juta Tenaga Kerja, Menteri Maman: UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional
- UMKM Wastra Nusantara Jadi Penjaga Alam dan Penopang Ekonomi
Mengusung tema Modest X Streetwear: The Fusion of Modesty, Urban Style & Ready-to-Wear, acara ini tidak hanya mempromosikan karya desainer lokal melainkan sebuah afirmasi sebagai persiapan bagi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia.

Temmy mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar menjadi kiblat fashion dunia. Mengingat, ada sekitar 229 juta populasi dengan konsumsi industri fashion terbesar ketiga di dunia.
“Modest fashion Indonesia memiliki keunikan yang potensial diangkat ke pasar global. Dengan peningkatan kualitas produk, inovasi desain, dan daya saing, kami optimistis modest fashion Indonesia akan semakin siap bersaing di pasar internasional,” kata Temmy.
Temmy menjelaskan berdasarkan data dari State of Global Islamic Economic Report 2023, konsumsi masyarakat Muslim dunia mencapai 2,29 triliun dolar AS pada tahun 2022 dan diproyeksikan meningkat hingga 3,1 triliun dolar AS pada tahun 2027, di mana sektor modest fashion menjadi salah satu kontributor terbesar dari pertumbuhan tersebut.
“Oleh karena itu, pengembangan dan perluasan pasar sektor modest fashion Indonesia di pasar internasional sangat penting untuk memperkuat posisi Indonesia menjadi pemain utama di pasar fashion dunia,” kata Temmy.
The 1st MOFAM diharapkan dapat meningkatan citra Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Apalagi ada kontribusi signifikan sektor fashion pada kinerja ekspor Indonesia.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini akan menampilkan karya lebih dari 10 desainer lokal dan 50 UMKM dari seluruh Indonesia. Beragam kegiatan menarik juga akan digelar, seperti Zumba, Makeover Challenge, Talkshow, Fashion Show, Kuliner, Bazaar, dan penampilan spesial dari Abang None Jakarta 2024. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Gery Gany dan D’Masiv, serta terbuka gratis untuk umum.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















