- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
Kemenhub RI dan Korlantas Polri Sepakat 6 Provinsi Dilakukan Penataan dan Pengecekan Kelayakan Bus Pariwisata

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sepakat bekerjasama untuk melakukan penataan dan pengecekan kelayakan bus pariwisata secara massal di beberapa provinsi di Indonesia.
Kerjasama ini mulai akan dilakukan di enam provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.
Baca Lainnya :
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
"Kami akan membentuk di 6 Provinsi sebagai piloting untuk dilakukan suatu penataan, evaluasi, bahkan kami memberikan teknik ataupun cara melakukan pengecekan ramp check," kata Menteri Perhubungan (Menhub RI) Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers usai memimpin rapat bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dan sejumlah stakeholder, di Gedung Korlantas Polri, Rabu sore (15/5/2024).
Menurut Menhub, enam provinsi tersebut dipilih karena dianggap mewakili permasalahan mengenai bus pariwisata, baik dalam hal administrasi maupun kelayakan kendaraan.
"Penataan dan pengecekan bus pariwisata ini juga akan melibatkan organisasi Angkutan Darat (Organda), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan pemerintah daerah," terang Menhub Budi Karya.
"Ini nantinya kami bisa menemukan atau mengindikasikan data bus pariwisata yang ada di kabupaten/kota," ujar Menhub Budi Karya.
Dalam kesempatan itu, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah penanganan permasalahan bus pariwisata dari hulu hingga ke hilir. Aan juga memastikan pihaknya akan menindak tegas terhadap pengelola bus pariwisata yang melanggar.
“Artinya mulai dari pool bus yang ada di kota kabupaten, sampai dengan ke hilir yang artinya sampai dengan ke law enforcement yang ada di jalan,” cetus Irjen Aan Suhanan.
Lanjut Irjen Aan berharap penataan yang akan dilakukan secara massal ini bisa menekan pelanggaran dan juga mencegah kecelakaan bus pariwisata sehingga tidak terulang lagi.
Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (11/5/2024) malam terjadi kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater Subang, Jawa Barat.
Bus pariwisata yang membawa rombongan siswa/siswi dan guru SMK Lingga Kencana Depok itu mengalami kecelakaan diduga karena rem blong. Sebanyak 11 orang, terdiri dari 9 siswa, 1 guru, dan 1 warga lokal meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.(*/Anton)


.jpg)













