Breaking News
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
- Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah Tutup kegiatan Optimasi Anggaran 2027.
- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
Hutan Masoraian, Pohonnya Besar dan Satwa Langka Seperti Bekantan dan Burung Rangkong

MEGAPOLITANPOS. COM (Kotawaringin Lama) - Hutan Kemasyarakatan (HKm) Karya Masoraian mulai berbenah. Selain kegiatan patroli dan penjagaan hutan, management HKM Masoraian juga sedang mempersiapkan pembangunan pintu gerbang dan bungalow. "Pondok dan lanting yang ada, juga sedang kami rapikan," tutur Yohanes Widada mewakili HKm Masoraian. "Tamu dan pengunjung yang mau mencari udara segar atau mancing mulai berdatangan," lanjutnya. Tak ketinggalan, para volunteer pecinta konservasi dari SMAN 1 Kotawaringin Lama, turut ambil bagian. Mereka turut membuat persemaian pohon untuk konservasi dan membersihkan titian. "Saya ke hutan dan danau untuk 'personal healing', " kata Bella yang mengaku baru saja menyelesaikan ujian di sekolahnya. Bella mengaku takjub. "Menurut saya, hutan di sekitar Danau Masoraian ini pohonnya besar-besar. Dan banyak satwa langka di dalamnya. Seperti tadi, bertemu dengan bekantan, burung enggang atau rangkong. Juga ikan-ikan, di sana didominasi ikan air tawar seperti gabus, baung, toman dan lainnya," celoteh Bella. "Danau di sana juga cukup unik. Di satu tempat yang sama, tapi airnya berbeda warna," lanjutnya. Saat di atas perahu kelotok, Bella sempat menangis. "Saya terharu dan deg-degan. Saya 'surprised' saat naik perahu kelotok.." Untuk menciptakan hutan lestari, masih tutur Bella, "Tentunya perlu diadakan konservasi. Hutan dan danau bisa dijadikan objek wisata. Namun harus tetap dijaga dan dilindungi, agar bisa melestarikan hutan yang ada di dalamnya." Sementara Eva mengaku sangat terkesan. "Saya sangat senang dan gembira di danau Masoraian. Tempatnya sangat bagus.. Tapi karena baru pertama kali, saya agak takut naik perahu kelotoknya. Terutama saat goyang terkena ombak.." (YMP/Red/MP




.jpg)




.jpg)






