Hindari Longsor, Warga Serab Berharap Pemkot Depok Bangun Turab Sungai
Longsor banjir

Keterangan Gambar : Longsor Depok
Salam sehat pembaca setia megapolitanpos.com, semoga semua dalam keadaan sehat selalu, penuh kebahagiaan, dan tetap semangat.
Jangan lupa ya tetap pakai masker,cuci tangan dan tetap jaga jarak saat beraktivitas, karena pandemi Covid-19 walau melandai tapi belum sepenuhnya berakhir.
Berikut kami sajikan laporan Kontributor megapolitanpos.com Achmad Sholeh tentang berita Musibah Longsor yang terjadi baru baru ini di wilayah Kp.Serab Tirtajaya Depok.
Baca Lainnya :
- Desain Unik wondr by BNI Mendunia Hingga Raih Penghargaan iF Design Award 2025
- Kapolri dan Panglima TNI Bagikan 161.411 Paket Kebutuhan Pokok kepada 55 Elemen Kepemudaan
- BNI Xpora Dukung Produsen Tempe Asal Bogor Tembus Ekspor ke 10 Negara
- Koordinasi dengan KemenPAN RB, BP Haji Perkuat Kelembagan dan Siap menjadi Otoritas Tunggal Haji 2026
- Kemhan RI, Mirage Defence dan ST Engineering Berkolaborasi Gelar Program Pelatihan Perdana Siber TNI
oke guys kita simak beritanya,oh ya siapkan kopi dan Snack sebagai pelengkap hari anda dan bagi kaum ibu jangan lupa matikan kompor setelah selesai memasak, Salam Redaksi.
Depok, megapolitanpos.com- Akibat Curah hujan yang terus mengguyur diwilayah puncak Bogor dan sekitarnya menyebabkan
muka air di bendungan Katulampa Bogor meningkat.
Dibukanya bendungan Katulampa dan hujan yang terus mengguyur membuat derasnya arus sungai Ciliwung hingga menyebabkan longsor dibeberapa titik bibir sungai.
Seperti yang terjadi diwilayah Rt008,Rw02 Tirtajaya,Kp. Serab Depok. Longsor menyebabkan pinggiran sungai jebol hingga nyaris bangunan disekitarnya roboh.
" Ya memang karena pinggiran sungai sudah banyak tanahnya yang tergerus air, hingga beberapa pohon bambu penahan roboh, dan beberapa material bangunan juga terbawa arus," kata Ketua Rt008/02, Sugianto, Jum'at (14/10/2022).
Masyarakat berharap agar pihak terkait Pemkot Depok segera merealisasikan penturaban bibir sungai yang pernah direncanakannya.
" Ya kami memang telah mengajukan penturaban bibir sungai sepanjang 192 meter, namun baru direalisasikan sekitar 35 meter, perlu diketahui bahwa pak walikota, para anggota legislatif sering kesini sekedar memantau," kata Sugianto.
Menurutnya Longsornya tebing sungai tersebut akibat penturaban sungai belum sepenuhnya di realisasikan.
Untuk itu pihaknya berencana akan melakukan kerja bakti pada Sabtu depan(15/10) bersama warga untuk perbaikan akibat longsor tersebut dengan material seadanya.
" ya saya berharap ada donatur atau pihak terkait lah yang mau membantu, karena kalau menunda- nunda akan menjalar ke bibir sungai berikutnya," katanya.
Dia menambahkan, walau air sempat naik kepermukaan, namun banjir pada saat itu hanya sebatas 10 cm. Namun Katanya mengkisahkan pernah mengalami banjir setinggi pinggang orang dewasa pada banjir musiman 5 tahun lalu.(ASl/Red/MP).
Video Terkait:
