- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Hermanes Minta Pengerjaan Proyek Fisik di Kabupaten Barsel Dipantau

MEGAPOLITANPOS.COM Anggota DPRD Barsel, Hermanes merespons tuntutan warga terkait apabila ada pengerjaan proyek fisik yang belum terselesaikan menjelang akhir tahun.
Melalui tim Panitia Khusus (Pansus) nya, legislatif bakal turun ke lapangan untuk memantau dari realisasi pengerjaan proyek-proyek pembangunan di tahun 2024.
Ia mengatakan, pihaknya akan merespon keinginan masyarakat untuk memantau langsung dari semua pengerjaan proyek pembangunan di Kabupaten Barsel.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
“Karena hal itu memang tugas dari DPRD Barsel, untuk mengecek dari semua pengerjaan proyek pembangunan yang dikerjakan oleh para rekanan,” kata Hermanes, Senin (4/12/2023).
Menurutnya, tim dari Bina Marga pada Dinas PUPR Barsel juga harus turut memantau dari pengerjaan proyek di sejumlah lokasi, tentunya untuk melihat keseriusan para rekanan.
Politisi PDI Perjuangan Basel itu juga meminta, agar Dinas PUPR tegas terhadap para rekanan, yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan.
“Pastinya Dinas PUPR melayangkan surat kepada rekanan apabila ada yang belum menyelesaikan pekerjaan dari jadwal ditentukan,” ungkap Hermanes. (As)





.jpg)










