- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Hermanes Minta Pengerjaan Proyek Fisik di Kabupaten Barsel Dipantau

MEGAPOLITANPOS.COM Anggota DPRD Barsel, Hermanes merespons tuntutan warga terkait apabila ada pengerjaan proyek fisik yang belum terselesaikan menjelang akhir tahun.
Melalui tim Panitia Khusus (Pansus) nya, legislatif bakal turun ke lapangan untuk memantau dari realisasi pengerjaan proyek-proyek pembangunan di tahun 2024.
Ia mengatakan, pihaknya akan merespon keinginan masyarakat untuk memantau langsung dari semua pengerjaan proyek pembangunan di Kabupaten Barsel.
Baca Lainnya :
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
“Karena hal itu memang tugas dari DPRD Barsel, untuk mengecek dari semua pengerjaan proyek pembangunan yang dikerjakan oleh para rekanan,” kata Hermanes, Senin (4/12/2023).
Menurutnya, tim dari Bina Marga pada Dinas PUPR Barsel juga harus turut memantau dari pengerjaan proyek di sejumlah lokasi, tentunya untuk melihat keseriusan para rekanan.
Politisi PDI Perjuangan Basel itu juga meminta, agar Dinas PUPR tegas terhadap para rekanan, yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan.
“Pastinya Dinas PUPR melayangkan surat kepada rekanan apabila ada yang belum menyelesaikan pekerjaan dari jadwal ditentukan,” ungkap Hermanes. (As)



.jpg)



.jpg)



.jpg)




