- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Ranmor Polda Metro Ungkap Dugaan Ekspor Motor Ilegal
- Satresnarkoba Barito Utara Bongkar Peredaran Sabu, DPRD H Tajeri Beri Apresiasi Tinggi
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- 50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Heboh.! Penggilingan Tebu di Kandat Kediri Terbakar, Begini Kronologinya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kediri - Kebakaran yang menimpa penggilingan Tebu milik Hj Siti Mahmuda, (53), warga tepatnya di Dusun Tugu Desa Cendono Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Jawa Timur terjadi sekira pukul 19.00 WIB, Senin malam (10/6/2024).
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto melalui Kapolsek Kandat, AKP Rudy Widianto menjelaskan hal ikhwal kejadian kebakaran tersebut.
"Dito,(28), yang merupakan anak korban mengetahui api muncul dari kabel yang berada di lokasi penggilingan. Api diketahui saksi berasal dari kabel di ruang produksi. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 200 Juta."ungkap Kapolsek Rudy.
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Muh. Fajar Sidik Terima Kunjungan Lanal Cirebon, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah
Saat itu saksi Dito langsung memanggil saudaranya yakni Fiki,(26), dan Niko,(27), untuk membantu madamkan." Tetapi api berkobar makin membesar," lanjutnya.
Dari banyaknya tumpukan tebu, api justru makin memmbesar hingga merembet ke tembok bangunan produksi.
"Akhirnya Dito langsung melapor ke Mapolsek," tuturnya.
Saat itu juga petugas dari Polsek Kandat dibantu warga bersama-sama berusaha menjinakkan api.
"Kita bersama warga berusaha mematikan api yang berkobar dengan alat seadanya," terangnya.
Selang beberapa menit kemudian petugas Pemadam Kebakaran,(Damkar), milik Pemkab Kediri datang dan langsung melakukan sterilisasi lokasi agar api tidak merembet.
"Damkar yang datang langsung melakykan pemadaman dengan terlebih dahulu menyiram lokasi sekitar api," imbuhnya.
Selang setengah jam kebakaran tersebut dapat diatasi dan polisi secepatnya meminta keterangan saksi termasuk korban.
"Dugaan awal akibat korsleting listrik dan kerugian ditaksir Rp 200 Juta,"pungkas AKP Rudy Widianto. ** (Hamzah)

















