- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
Heboh.! Penggilingan Tebu di Kandat Kediri Terbakar, Begini Kronologinya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kediri - Kebakaran yang menimpa penggilingan Tebu milik Hj Siti Mahmuda, (53), warga tepatnya di Dusun Tugu Desa Cendono Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Jawa Timur terjadi sekira pukul 19.00 WIB, Senin malam (10/6/2024).
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto melalui Kapolsek Kandat, AKP Rudy Widianto menjelaskan hal ikhwal kejadian kebakaran tersebut.
"Dito,(28), yang merupakan anak korban mengetahui api muncul dari kabel yang berada di lokasi penggilingan. Api diketahui saksi berasal dari kabel di ruang produksi. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 200 Juta."ungkap Kapolsek Rudy.
Baca Lainnya :
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Saat itu saksi Dito langsung memanggil saudaranya yakni Fiki,(26), dan Niko,(27), untuk membantu madamkan." Tetapi api berkobar makin membesar," lanjutnya.
Dari banyaknya tumpukan tebu, api justru makin memmbesar hingga merembet ke tembok bangunan produksi.
"Akhirnya Dito langsung melapor ke Mapolsek," tuturnya.
Saat itu juga petugas dari Polsek Kandat dibantu warga bersama-sama berusaha menjinakkan api.
"Kita bersama warga berusaha mematikan api yang berkobar dengan alat seadanya," terangnya.
Selang beberapa menit kemudian petugas Pemadam Kebakaran,(Damkar), milik Pemkab Kediri datang dan langsung melakukan sterilisasi lokasi agar api tidak merembet.
"Damkar yang datang langsung melakykan pemadaman dengan terlebih dahulu menyiram lokasi sekitar api," imbuhnya.
Selang setengah jam kebakaran tersebut dapat diatasi dan polisi secepatnya meminta keterangan saksi termasuk korban.
"Dugaan awal akibat korsleting listrik dan kerugian ditaksir Rp 200 Juta,"pungkas AKP Rudy Widianto. ** (Hamzah)




.jpg)
.jpg)



.jpg)





