Gugur Gunung Kompak Warga Desa Bululawang Wariskan Nilai Kebhinekaan Bangsa Indonesia
Gugur Gunung Kompak Warga Desa Bululawang Wariskan Nilai Kebhinekaan

By Sarinan MP 28 Okt 2025, 13:11:15 WIB Jawa Timur
Gugur Gunung Kompak Warga Desa Bululawang Wariskan Nilai Kebhinekaan Bangsa Indonesia

Keterangan Gambar : gotong royong


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Adat budaya jawa yang tak pernah lekang hingga ahir masa adalah adat gotong royong sayuk saeka kapti, menjunjung tinggi semangat guyub rukun (kebersamaan dan kerukunan) menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. Demikian pula yang tengah dilaksanakan oleh warga desa Bululawang Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar gugur gunung membuat jalan ke TPU. 

"Secara serempak warga mengerjakan sarana membangun jalan masuk ke area tempat pemakaman umum ( TPU )desa setempat Bululawang, mereka sadar menempatkan pondasi gotong royong mewujudkan kekuatan desa yang utuh, diungkapkan Sutikno Kepala Desa Bululawang kepada media ini,"

Lanjut Kades Bululawang, nilai-nilai gotong royong ini, yang diwariskan secara turun-temurun, memungkinkan masyarakat desa bahu-membahu dalam berbagai kegiatan, mulai dari membersihkan lingkungan hingga membangun fasilitas umum. 

Baca Lainnya :

Bentuk implementasi adat guyub rukun

Kerja bakti: Masyarakat desa secara rutin bekerja sama membersihkan lingkungan, memperbaiki jalan, atau membersihkan saluran irigasi, seperti yang dicontohkan di Desa Bululawang. 

"Jadi istilah sambatan:

tradisi gotong royong di pedesaan Jawa untuk membantu warga yang sedang membangun atau merenovasi rumah. Warga akan beramai-ramai membantu tanpa mengharapkan upah.

Membangun fasilitas umum membangun jalan menuju TPU, warga berpartisipasi dalam pembangunan, pos kamling, atau tempat ibadah. Semangat kebersamaan mempercepat proses pembangunan dan menekan biaya karena dilakukan secara swadaya, dan sukarela,"tutur Sutik. 

Dia menambahkan membantu ini bersifat menyeluruh, apakah hajatan Masyarakat saling membantu saat ada tetangga yang mengadakan acara penting seperti pernikahan atau syukuran. Bantuan ini bisa berupa tenaga, barang, atau bahkan dana.

Membantu saat musibah: Warga desa sigap membantu tetangga yang terkena musibah, seperti membangun kembali rumah yang rusak akibat bencana atau memberikan dukungan moral dan material.

"Ya beginilah kehidupan masyarakat kami kususnya di desa Bulawang, ibarat holobis kuntul baris, bareng maju bahu membahu tanpa memandang pangkat drajat, semua sama, kerja bakti" Imbuh Kades. 

Dengan adanya partisipasi aktif dari seluruh warga, proyek-proyek pembangunan pembuatan jala tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dan efisien tanpa bergantung sepenuhnya pada dana pemerintah.

Meningkatkan kesejahteraan ekonomi: Semangat guyub rukun dapat dikembangkan

untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis gotongroyong dan kerukunan menciptakan suasana saling percaya dan saling mengandalkan. 

"Hal ini mengurangi potensi konflik dan membangun keamanan melalui kegiatan seperti ronda malam.

Melestarikan budaya lokal: Tradisi-tradisi yang berbasis kerukunan turut melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas desa," Bebernya. 

Meningkatkan kualitas hidup: Warga belajar untuk bekerja sama, saling peduli, dan berbagi tanggung jawab, yang menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis bagi seluruh masyarakat. (za/mp)




  • Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.

    🕔17:38:36, 02 Okt 2026
  • Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.

    🕔10:11:45, 02 Okt 2026
  • Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.

    🕔21:42:45, 29 Sep 2026
  • Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.

    🕔21:36:58, 29 Sep 2026
  • Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.

    🕔12:50:11, 29 Sep 2026