- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Festival Dalang Muda Bentuk Implementasi Peradaban Moderen Harus Dilestarikan

Keterangan Gambar : Penyerahan tokoh wayang oleh Kepala Disparbud Jatim Drs Sinarto S.Kar MM kepada peserta festival wayang kulit dalang muda.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Seni pakeliran wayang kulit merupakan salah satu kesenian tradisional warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya, karena wayang kulit tak hanya dikenal di Indonesia saja, melainkan juga dikenal seluruh dunia, bahkan telah mendapatkan pengakuan dari Unesco. Untuk itu hukumnya wajib bagi bangsa ini untuk selalu membumikan jagad pakeliran agar tidak menjadi bahan gunjingan dunia internasional.
Ini yang disampaikan oleh kepala Dinas Pariwisata dan kebudayan provinsi Jawa Timur Drs. Sinarto S.Kar MM, saat membuka acara festival wayang kulit dalang muda se Jawa Timur, pada Senin (07/11/22) di Pendopo Hand Asta Sih di Kelurahan Togogan Srengat.

Baca Lainnya :
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
"Melestarikan kesenian wayang kulit menjadi tanggungjawab kita semua, sebagaimana diamanahkan Gubernur Jawa Timur, wayang kulit termasuk 90 sanggar budaya yang jadi perhatian Pemprov Jatim, Gubernur juga terus mendorong agar semua itu dapat berkembang dan terjaga kelestariannya," tuturnya.
Sementara itu Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Blitar Mashudi Mashudi dalam membacakan sambutan tertulis Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menyampaikan, festival wayang kulit dalang muda bekerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Provinsi Jawa Timur yang diikuti oleh beberapa kabupaten/ kota di Jawa Timur.
Event ini memperingati Hari Hari Wayang Nasional ke 4 dan Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.
"Kecintaan terhadap seni budaya daerah memang harus dipupuk dan dilestarikan, kesenian wayang kulit merupakan sarana edukasi dan menanamkan kecintaan akan seni budaya, sejalan dengan perkembangannya seni wayang kulit merupakan seni adiluhung yang harus diwariskan kepada generasi muda," ungkap Mashudi.

Atas nama pemerintah Kabupaten Blitar, pihaknya juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival wayang kulit dalang muda yang diinisiasi oleh dinas periwisata dan kebudayaan Jawa Timur. Sehingga melalui pagelaran yang diselenggarakan di Kabupaten Blitar dapat menggugah gairah bagi para seniman khususnya dalang muda dan generasi muda agar semakin mencintai kesenian wayang kulit.
"Karena kesenian wayang kulit merupakan filosovi kehidupan kita sehari - hari, wayang kulit selain sebagai media tontonan juga sekaligus sebagai ajaran dan tuntunan dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya. (za/mp)











.jpg)




