- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
- Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti.
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
Evaluasi Capaian Kinerja, Tiga Kajari di Jawa Barat dapat Peghargaan Predikat Terbaik

Keterangan Gambar : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) Ade Sutiawarman dan Kajari Majalengka H Eman Sulaeman (tengah)
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) Ade Sutiawarman memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) kejari terbaik. Penghargaan diberikan saat pembukaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja serta Penyerapan Anggaran Triwulan III Tahun 2023 di Aula R Soeprapto, Kantor Kejati Jabar. Rabu, (27/9/2023).
Ketiga kejari terbaik itu antara lain, Kejari Depok di peringkat pertama, kedua Majalengka, dan ketiga Kabupaten Bogor.
Selama acara tersebut Kajati Jabar memberikan pesan motivasi kepada Kejaksaan Negeri yang masih perlu meningkatkan penyerapan anggaran di satuan kerja masing-masing.
Baca Lainnya :
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
"Dengan pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi kejari yang tingkat penyerapan anggaranya belum maksimal segera melakukan penyerapan anggaran di satuan kerja masing-masing," imbuh, Kejati Jabar.
Dijelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi capaian kinerja ini, kata Ade Sutiawarman, untuk mengukur ketepatan dan tingkat capaian dari pelaksaan kegiatan yang sedang dilakukan dengan menggunakan standard (variable) yang telah disiapkan di tahap perencanaan.
"Salah satu indikator penting untuk mengetahui kinerja adalah dengan mengukur tingkat penyerapan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan," tutup, Kajati Jabar. ** (Agit)
















