- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Earth Hour 2026: Saat Dunia Kompak Mematikan Lampu

Keterangan Gambar : ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk ambil bagian dalam gerakan global Earth Hour 2026 dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik selama satu jam, Sabtu (28/3/2026) pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Kampanye bertajuk "Satu Jam untuk Bumi" ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap ancaman perubahan iklim dan meningkatnya emisi gas rumah kaca yang terus menjadi perhatian dunia.
Dalam materi kampanye yang beredar, disebutkan bahwa total emisi gas rumah kaca di Jawa Barat sepanjang 2010 hingga 2024 mencapai 82,8 juta ton CO₂ ekuivalen, dengan sektor energi menyumbang 32,4 juta ton.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Angka ini menjadi pengingat kuat bahwa perubahan kecil dalam penggunaan energi sehari-hari dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan.
Gerakan Earth Hour sendiri telah menjadi aksi kolektif dunia dalam menekan laju pemanasan global. Dengan mematikan listrik selama satu jam, masyarakat diajak untuk lebih sadar terhadap konsumsi energi serta dampaknya terhadap bumi.
Pemkab Majalengka menegaskan bahwa partisipasi publik sangat penting dalam upaya menjaga lingkungan. Aksi sederhana seperti mematikan lampu di rumah, kantor, hingga fasilitas umum diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih besar.
"Mari mulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dan dari sekarang. Ini bukan sekadar simbol, tetapi aksi nyata untuk masa depan bumi," demikian ajakan dalam kampanye tersebut.
Selain mematikan lampu, masyarakat juga didorong untuk mendokumentasikan partisipasinya sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan global ini.
Dengan semangat kolaborasi, Majalengka ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi dimulai dari kesadaran bersama karena satu jam hari ini, bisa menentukan masa depan esok. ** (Agit)

















