- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Dua Ormas Ribut di Tangerang Berhasil Diredam, Sepakat Damai Secara Kekeluargaan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang,- Peristiwa keributan dua organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kreo Larangan, Kota Tangerang berhasil diredam oleh aparat kepolisian Sektor (Polsek) Ciledug dan Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya dalam hitungan jam pasca kejadian pada Minggu (12/2/2023) semalam.
Keributan dua ormas tersebut diketahui berasal dari Pemuda Pancasila (PP) dan Forkabi dipicu oleh adanya pengelolaan lahan parkir.
Keributan terjadi di Jalan Hos Cokroaminoto, Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebutkan, keributan kedua kelompok ormas itu di latar belakangi oleh adanya kesalahpahaman terkait pengelolaan lahan parkir.
"Peristiwa berawal adanya kelompok ormas satu kelompok ormas yang selisih paham terkait pengelolaan lahan parkir di depan BCA Kreo yang sudah di kelola kelompok ormas lainnya, sehingga terjadi gesekan antar kelompok tersebut," ungkap Kapolres dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (13/2/2023).
Dalam bentrokan tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka di bagian kepala kena lempar dan sudah mendapatkan pengobatan medis.
"Untuk korban satu orang ya, luka di bagian kepala dan sudah diberikan pengobatan di rumah sakit," jelas Zain.
Zain menuturkan, pihaknya langsung melakukan komunikasi dan mediasi antara kedua kelompok ormas yang terlibat keributan malam itu juga. Kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah aman dan kondusif.
"Kedua belah pihak sudah kami pertemukan semalam, setelah dilakukan komunikasi, mereka sepakat menyelesaikan kesalahpahaman tersebut secara kekeluargaan dan berjanji tidak akan terjadi gesekan kembali, jadi situasi sudah kondusif," tutur Zain.
Kendati demikian, Kapolres menambahkan jajarannya baik itu dari Polsek Ciledug di back up oleh Tim Presisi Polres dan Siaga Polres termasuk TNI dan Satpol PP tetap disiagakan di lokasi guna mengantisipasi provokasi maupun berita hoax.
"Untuk mengantisipasi, puluhan personel TNI, Polri, dan petugas Satpol PP tetap kita siagakan sekitar lokasi kejadian," pungkasnya. ** (Jhn)














