- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
Dr. Nurdin: Menuju Zero Waste, Masifkan Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Berbagai upaya penanganan sampah terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Salah satunya adalah dengan cara meminimalisir volume sampah langsung dari sumbernya atau dikenal dengan istilah zero waste, melalui sistem pengolahan sampah berbasis masyarakat.
Untuk memastikan sistem tersebut berjalan optimal, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, meninjau Tempat Penampungan Sementara (TPS) berbasis masyarakat yang telah menerapkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) yakni di TPS3R Widatama di Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, dan TPS3R Bina Mandiri di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk.
Dalam tinjauannya, Pj Wali Kota, melihat langsung proses pengolahan sampah berbasis masyarakat mulai dari pemilahan sampah hingga pemrosesan daur ulang sampah baik sampah organik maupun anorganik.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
"Di TPS3R ini, tentunya adalah salah satu penunjang dalam mendorong konsep zero waste atau meminimalisir penambahan volume sampah dari sumber agar tidak membludak ke TPA Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) kita di Rawa Kucing. Di mana untuk sistemnya selama ini sudah berjalan dengan baik, tinggal proses edukasinya harus terus kita masifkan," tutur Pj Wali Kota, saat ditemui usai melakukan peninjauan, Jum'at, (03/05/2024).
Untuk itu, Dr. Nurdin, meminta agar edukasi tentang pentingnya kolaborasi dalam upaya penanganan sampah dapat terus dimasifkan.
"Mindsetnya sudah harus diubah, bahwa sampah adalah kewajiban kita bersama, bukan hanya urusan pemerintah atau pihak-pihak tertentu saja. Untuk itu, edukasi harus terus dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat termasuk di sekolah-sekolah melalui sekolah adiwiyata yang juga sudah Pemkot galakkan" terang Dr. Nurdin.
Selain meninjau TPS3R, mantan Kepala Pusdatin Kemendagri tersebut, turut meninjau Bank Sampah Induk (BSI) yang berlokasi di Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci.
"Sistem dan program-programnya sudah ada dan sudah berjalan dengan baik. Tinggal keberlanjutan dan konsistensi masyarakat yang harus terus kita dorong. Terlebih keberadaan bank sampah di setiap wilayah kecamatan turut memberikan dampak ekonomi," ujar alumnus Universitas Indonesia tersebut.
Ke depannya, Dr. Nurdin, berharap, dengan dengan adanya TPS3R dan bank-bank sampah tersebut semakin dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjalankan gaya hidup zero waste demi terwujudnya Kota Tangerang yang semakin bersih dan sehat.
"Optimalisasi pengolahan sampah terpadu berbasis masyarakat ini tentunya menjadi penting, karena selain menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan, juga merupakan upaya pencegahan terjadinya bencana seperti banjir dan juga mencegah timbulnya berbagai penyakit," pungkasnya. ** (Jhn)















