- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
DPRD Kota Tangerang Minta Warga Antisipasi Bencana Alam Jelang Pergantian Tahun

Keterangan Gambar : Gatot Wibowo Ketua DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang- Menjelang pergantian tahun intensitas hujan seringkali meningkat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk terus mewaspadai ancaman bencana di musim hujan.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menyebutkan, berdasarkan data dari BPBD Kota Tangerang, terdapat 18 kelurahan yang rawan banjir.
“Di Kota Tangerang ada 18 kelurahan yang rawan banjir, sehingga perlu diwaspadai. Angin puting beliung dan longsor juga perlu diwaspadai,” katanya, Rabu (7/12/2022) baru baru ini.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
Wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan agar warga di semua wilayah Kota Tangerang untuk mewaspadai pintu air, debit sungai, pohon-pohon tinggi terutama di tepi jalan dan dekat pemukiman.
Gatot juga mengungkapkan, Pemkot Tangerang melalui BPBD saat ini sudah responsif terhadap potensi dan penanganan bencana. Selama ini, DPRD berkoordinasi dengan BPBD dan sinergi berjalan baik.
“Ada yang perlu dilakukan oleh warga yaitu meningkatkan kesadaran diri dan tanggap menjaga lingkungannya. Ini terkait perilaku, perlu diingatkan, perlu memotivasi masyarakat untuk membuang sampah yang benar, tidak di jembatan dan selokan-selokan,” tuturnya.
Lanjutnya, Gatot berharap agar Kota Tangerang dapat lebih ‘kreatif, tanggap, siap siaga dan antisipatif’ dalam mengantisipasi bencana alam.
“Lebih tanggap dan terstruktur dalam memberikan pelayanan dan respon terhadap bencana. Selanjutnya dapat membuat rencana operasi yang matang dan baik, serta mampu mengorganisir kegiatan masyarakat yang terkait pengurangan resiko bencana,” katanya.
Hal itu, kata Gatot, telah dituangkan melalui sejumlah rekomendasi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Tangerang tahun anggaran 2023.
“Tentunya hal ini menjadi salah satu perhatian kami, dan itu sudah termasuk dalam rekomendasi yang diberikan DPRD ke Pemkot Tangerang,” katanya.
Diketahui, dalam APBD tahun 2023, yang menjadi skala prioritas adalah pembangunan di seluruh wilayah, diantaranya rehab kantor kecamatan dan kelurahan pembangunan Puskesmas. Pembangunan gedung sekolah, pembangunan gedung olah raga dan pembangunan Gedung MUI di wilayah kecamatan.
“Tentunya akan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Seperti menyempurnakan dan melengkapi infrastruktur drainase, pengendalian banjir, menjaga kondisi infrastruktur jalan kota, jalan lingkungan, serta pengembangan jaringan air minum,” tambah Gatot.Jhn









.jpg)





