- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Diduga Serangan Jantung Jamaah Haji Blitar Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Jemaah Haji Asal Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Satu orang jamaah haji asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Jamaah haji yang meninggal tersebut diketahui sebelumnya mengalami sakit jantung.
Korlap Panitia Penyelenggaraan Haji Kabupaten Blitar 2023, Khayatul Mahki mengatakan, jemaah haji yang meninggal tersebut adalah lansia berusia 88 tahun. Ia tergabung bersama rombongan kloter 12 dari Embarkasi Juanda.
Mahki menyebutkan, jamaah haji yang meninggal bernama Ahcmad Laiq. Ia mengalami serangan jantung usai menjalankan ibadah wukuf di Arafah dan kemudian dilarikan ke rumah sakit lalu meninggal dunia pukul 04.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
"Jamaah haji dari Kabupaten Blitar meninggal dunia karena sakit jantung setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit. Jadi sampai saat ini sudah dikebumikan dan sudah kami kabarkan ke pihak keluarga di Blitar," ujar Mahki.

Dia menjelaskan, jamaah haji yang meninggal ini termasuk kategori berisiko tinggi. Karena sudah berusia lanjut.
"Kami sudah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga. Dan untuk pengurusan jenazah di Makkah, dibantu dengan baik oleh petugas sesuai dengan prosedur dan saat ini sudah dimakamkan," jelasnya.
Selain satu jemaah haji meninggal, Kahfi menginformasikan ada tiga jemaah haji asal Kabupaten Blitar menjalani perawatan intensif di rumah sakit Makkah. Ketiganya juga tergolong lansia yang berisiko tinggi. (za/mp)















