- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
Diduga Serangan Jantung Jamaah Haji Blitar Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Jemaah Haji Asal Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Satu orang jamaah haji asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Jamaah haji yang meninggal tersebut diketahui sebelumnya mengalami sakit jantung.
Korlap Panitia Penyelenggaraan Haji Kabupaten Blitar 2023, Khayatul Mahki mengatakan, jemaah haji yang meninggal tersebut adalah lansia berusia 88 tahun. Ia tergabung bersama rombongan kloter 12 dari Embarkasi Juanda.
Mahki menyebutkan, jamaah haji yang meninggal bernama Ahcmad Laiq. Ia mengalami serangan jantung usai menjalankan ibadah wukuf di Arafah dan kemudian dilarikan ke rumah sakit lalu meninggal dunia pukul 04.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Blitar Sanpaikan Pandangan Umum LKPJ Bupati 2025
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Banpres Armada Opsnal Kades Sumberboto Akan Maksimalkan KDMP
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
"Jamaah haji dari Kabupaten Blitar meninggal dunia karena sakit jantung setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit. Jadi sampai saat ini sudah dikebumikan dan sudah kami kabarkan ke pihak keluarga di Blitar," ujar Mahki.

Dia menjelaskan, jamaah haji yang meninggal ini termasuk kategori berisiko tinggi. Karena sudah berusia lanjut.
"Kami sudah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga. Dan untuk pengurusan jenazah di Makkah, dibantu dengan baik oleh petugas sesuai dengan prosedur dan saat ini sudah dimakamkan," jelasnya.
Selain satu jemaah haji meninggal, Kahfi menginformasikan ada tiga jemaah haji asal Kabupaten Blitar menjalani perawatan intensif di rumah sakit Makkah. Ketiganya juga tergolong lansia yang berisiko tinggi. (za/mp)









.jpg)

.jpg)




