- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
Didaulat sebagai Narsum HTBS, Dr. Nurdin : Peran Kader, Ransel, Asmara, PPM, Bukti Atensi Pemkot Cegah TBC

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didaulat sebagai salah satu pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pj, menjabarkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk meminimalisir masyarakat yang teridentifikasi TB mulai dari program preventif hingga kuratif.
"Dimulai dari program - program yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang, termasuk ketersediaan anggaran untuk penanganan TB," ujar Dr. Nurdin, dalam acara yang berlangsung di Pos Bloc, Jakarta, Kamis (2/5).
Baca Lainnya :
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
Dalam urusan penanganan TB, lanjut Pj, Pemkot Tangerang melibatkan lebih dari 1.000 kader Posyandu yang ada di Kota Tangerang yang disebut kader Aksi Skrining Mandiri Berbasis Masyarakat TB (Asmara TB), yang bertugas melakukan skrining awal bagi masyarakat terindikasi TB serta melakukan pendampingan bagi para penderita TB.
"1 (satu) Posyandu 1 (satu) kader, dan di Kota Tangerang ada 1.200 Posyandu," beber Dr. Nurdin.
Tak hanya itu, sejak tahun 2022 Pemkot Tangerang juga melibatkan peran serta dari pelajar di Kota Tangerang sebagai pemberi edukasi kepada sesama pelajar dan juga kepada keluarga tentang pencegahan dan pengobatan TB lewat program Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC (RANSEL TBC) di Sekolah.
"RANSEL TBC mengintegrasikan edukasi dan skrining TBC dengan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di setiap sekolah," jelasnya.
Lebih lanjut, alumnus Universitas Indonesia ini, juga menambahkan, Pemkot Tangerang juga melakukan strategi Public Private Mix (PPM) yang merupakan strategi kolaboratif dengan melibatkan rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat yang terjangkit TB, baik untuk pemeriksaan maupun pengobatan.
"Di Kota Tangerang terdapat 33 RS swasta ditambah 1 RS milik Pemda, semua faskes melayani pasien TBC dengan pembiayaan yang dicover melalui UHC dan juga BPJS kesehatan," pungkas Dr. Nurdin. ** (Jhn)








.jpg)
.jpg)






