- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Dianggap Turunkan Grade Wakil Ketua DPW PAN Rahmat Santoso Siap Terima Mandat Calon Bupati dan Bukan Wakil Bupati Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Suhu politik Kabupaten Blitar semakin panas kususnya di internal Partai Amanat Nasional (PAN) pasalnya cuitan Mantan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang juga termasuk orang paling berpengaruh di DPD PAN Jawa Timur. Gonjang ganjing akan siapa yang bakal terjun dicalonkan PAN nampaknya bakal menuai kontroversi, sementara ada yang mendaulat nama Haji Beky bakal dipasangkan dengan H Rijanto Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Disaat santernya arus nama Beky yang bakal disandingkan dengan mantan Bupati Blitar Drs.H.Rijanto, seolah menjadi tamparan bagi Kubu PAN, yang mana dalam pernyataanya Rahmat Santoso hanya mau PAN mengusung calon Bupati Blitar dan bukan sebagai Wakil Bupati Blitar.
Kepada para awak media Rahmat Santoso ketika ditemui media di tanya pendapatnya terkait Pilkada Kabupaten Blitar dan langkah PAN menjelaskan bahwa dirinya Kader PAN dan juga pengurus di Partai PAN yang tegak lurus pada Ketua Umum. Apapun keputusannya jika rekom itu turun kepada siapapun maka saya harus menghormati itu.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
"Jika saya di suruh kampanye pun saya siap turun, namun saya kritisi sikap DPD PAN Kabupaten Blitar seharusnya nya pede mengusung Bupati kok malah mengusung Wakil Bupati. Kalau saya lebih pede mengusung Bupati," tegas Rahmat Santoso .
Menurutnya, karena PAN itu di Kabupaten Blitar mendapatkan 5 (lima) kursi dan itu modal PAN. Dan PAN itu kan termasuk anggota KIM, maka jika Ketua Umum memberikan perintah untuk mencalonkan saya tidak mau untuk menjadi Wakil Bupati lah, harus Bupati karena PAN itu kan termasuk dalam KIM," tandas Rahmat Santoso.
Ketika di tanya apa rekom PAN sudah memberikan rekomendasi kepada seseorang, "Oh kalau itu saya belum tahu, karena rekom itu turun dari DPP ke DPW baru turun ke DPD," ujar dia.
Rahmat Santoso yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur yakin nanti KIM yang beranggotakan termasuk di dalamnya ada PAN akan mengusung Bupati untuk pilkada Kabupaten Blitar bulan sebagai Wakilnya.
Rahmat Santoso diakhir menambahkan, Koalisi Indonesia Bersatu ( KIM ) itu di pusat masih sangat solid dan saya sempat bertemu dengan Pak Hasyim bahwa apa yang di pusat akan diterapkan di bawah. ** (za/mp)















