- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- Hadiri Kick-Off Porprov XV Jabar 2026 dan Funday, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Bogor
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- Tangerang Makin Kondusif! Strategi Babinsa Bikin Pelaku Kejahatan Sempit
- Aktivis Lingkungan Tegas Minta Menteri LH Pidanakan Pemilik Gudang Kimia Pencemar Cisadane
Dianggap Turunkan Grade Wakil Ketua DPW PAN Rahmat Santoso Siap Terima Mandat Calon Bupati dan Bukan Wakil Bupati Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Suhu politik Kabupaten Blitar semakin panas kususnya di internal Partai Amanat Nasional (PAN) pasalnya cuitan Mantan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang juga termasuk orang paling berpengaruh di DPD PAN Jawa Timur. Gonjang ganjing akan siapa yang bakal terjun dicalonkan PAN nampaknya bakal menuai kontroversi, sementara ada yang mendaulat nama Haji Beky bakal dipasangkan dengan H Rijanto Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Disaat santernya arus nama Beky yang bakal disandingkan dengan mantan Bupati Blitar Drs.H.Rijanto, seolah menjadi tamparan bagi Kubu PAN, yang mana dalam pernyataanya Rahmat Santoso hanya mau PAN mengusung calon Bupati Blitar dan bukan sebagai Wakil Bupati Blitar.
Kepada para awak media Rahmat Santoso ketika ditemui media di tanya pendapatnya terkait Pilkada Kabupaten Blitar dan langkah PAN menjelaskan bahwa dirinya Kader PAN dan juga pengurus di Partai PAN yang tegak lurus pada Ketua Umum. Apapun keputusannya jika rekom itu turun kepada siapapun maka saya harus menghormati itu.
Baca Lainnya :
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
"Jika saya di suruh kampanye pun saya siap turun, namun saya kritisi sikap DPD PAN Kabupaten Blitar seharusnya nya pede mengusung Bupati kok malah mengusung Wakil Bupati. Kalau saya lebih pede mengusung Bupati," tegas Rahmat Santoso .
Menurutnya, karena PAN itu di Kabupaten Blitar mendapatkan 5 (lima) kursi dan itu modal PAN. Dan PAN itu kan termasuk anggota KIM, maka jika Ketua Umum memberikan perintah untuk mencalonkan saya tidak mau untuk menjadi Wakil Bupati lah, harus Bupati karena PAN itu kan termasuk dalam KIM," tandas Rahmat Santoso.
Ketika di tanya apa rekom PAN sudah memberikan rekomendasi kepada seseorang, "Oh kalau itu saya belum tahu, karena rekom itu turun dari DPP ke DPW baru turun ke DPD," ujar dia.
Rahmat Santoso yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur yakin nanti KIM yang beranggotakan termasuk di dalamnya ada PAN akan mengusung Bupati untuk pilkada Kabupaten Blitar bulan sebagai Wakilnya.
Rahmat Santoso diakhir menambahkan, Koalisi Indonesia Bersatu ( KIM ) itu di pusat masih sangat solid dan saya sempat bertemu dengan Pak Hasyim bahwa apa yang di pusat akan diterapkan di bawah. ** (za/mp)

















