- LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas Lewat Coaching Clinic
- Harga Telur dan Daging Ayam Stabil di Pasar Palmerah, Pedagang Harap Pasokan Lancar
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun

Keterangan Gambar : Rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Senin (30/3/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Senin (30/3/2026).
Dalam paparannya, Bupati menyoroti capaian makro ekonomi yang dinilai menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Majalengka tercatat meningkat dari 6,38 persen pada 2024 menjadi 6,86 persen pada 2025. Bahkan, pada triwulan II 2025, pertumbuhan sempat menembus angka 9,01 persen.
"Capaian ini menjadikan Majalengka sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat, sekaligus melampaui pertumbuhan provinsi yang berada di angka 5,32 persen,"ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
Dari sisi fiskal, Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 3,167 triliun atau 101,12 persen dari target Rp 3,131 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui target dengan capaian Rp 721,515 miliar atau 100,80 persen.
Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 3,143 triliun dengan realisasi Rp 3,039 triliun atau 96,67 persen. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai sektor, termasuk pelayanan dasar yang menyerap Rp 1,794 triliun.
Di sektor kesejahteraan masyarakat, sejumlah indikator juga menunjukkan peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 71,37 menjadi 72,37 poin, tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.
Selain itu, jumlah penduduk miskin berhasil ditekan sebanyak 5.910 orang, sehingga tingkat kemiskinan turun menjadi 10,31 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 3,62 persen, menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.
Pada sektor kesehatan, angka harapan hidup mencapai 75,32 tahun, melampaui target awal sebesar 71,65 tahun.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga berhasil meraih 18 penghargaan dari berbagai pihak. Bupati menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
"Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan Majalengka yang langkung sae (lebih baik)," tutupnya. ** (Agit)

















