- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- Ribuan Massa Kepung DPRD Majalengka, Desak Program MBG Jalan
- Si Luna Inovasi Program Digital Mudahkan Layanan Publik di Kelurahan Kamulan
Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia

Keterangan Gambar : Tembakau Jember Bangkit, PTPN I Garap 400 Hektare untuk Pasar Cerutu Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jember, Jatim, – Kebangkitan tembakau cerutu premium asal Jember mulai menunjukkan langkah nyata. PTPN I (Persero) resmi melakukan penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Pengembangan lahan seluas 400 hektare yang dikelola Regional 5 tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kembali merebut pasar cerutu premium Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat dalam standar kualitas.
Baca Lainnya :
Direktur Utama Teddy Yunirman Danas hadir langsung dalam seremoni awal tanam tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium produksi PTPN I memiliki sejarah panjang dan reputasi kuat di pasar internasional, khususnya negara-negara Eropa.
Menurut Teddy, tingginya minat pasar terhadap cerutu asal Jember menjadi alasan utama perusahaan menghidupkan kembali komoditas unggulan tersebut.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat,” ujarnya.
PTPN I menargetkan produktivitas tembakau mencapai 1,2 ton per hektare dengan standar mutu Grade A atau Mutu 1 agar mampu bersaing di pasar internasional. Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari roadmap hilirisasi perusahaan hingga tahun 2029.
Selain mengejar peningkatan volume dan kualitas produksi, perusahaan menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis melalui lima pilar utama, yakni produktivitas, kualitas premium, keharmonisan lingkungan kerja, dampak sosial bagi masyarakat, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP),” katanya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I berharap mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produsen tembakau cerutu terbaik dunia sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara dari sektor perkebunan dan industri hilir tembakau.(AS/MP).



.jpg)













