- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Perkokoh Soliditas TNI, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN.
- Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Kootban Wilayah VII, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi Pertahanan.
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia

Keterangan Gambar : Tembakau Jember Bangkit, PTPN I Garap 400 Hektare untuk Pasar Cerutu Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jember, Jatim, – Kebangkitan tembakau cerutu premium asal Jember mulai menunjukkan langkah nyata. PTPN I (Persero) resmi melakukan penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Pengembangan lahan seluas 400 hektare yang dikelola Regional 5 tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kembali merebut pasar cerutu premium Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat dalam standar kualitas.
Baca Lainnya :
Direktur Utama Teddy Yunirman Danas hadir langsung dalam seremoni awal tanam tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium produksi PTPN I memiliki sejarah panjang dan reputasi kuat di pasar internasional, khususnya negara-negara Eropa.
Menurut Teddy, tingginya minat pasar terhadap cerutu asal Jember menjadi alasan utama perusahaan menghidupkan kembali komoditas unggulan tersebut.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat,” ujarnya.
PTPN I menargetkan produktivitas tembakau mencapai 1,2 ton per hektare dengan standar mutu Grade A atau Mutu 1 agar mampu bersaing di pasar internasional. Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari roadmap hilirisasi perusahaan hingga tahun 2029.
Selain mengejar peningkatan volume dan kualitas produksi, perusahaan menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis melalui lima pilar utama, yakni produktivitas, kualitas premium, keharmonisan lingkungan kerja, dampak sosial bagi masyarakat, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP),” katanya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I berharap mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produsen tembakau cerutu terbaik dunia sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara dari sektor perkebunan dan industri hilir tembakau.(AS/MP).


.jpg)
.jpg)






.jpg)





