- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia

Keterangan Gambar : Tembakau Jember Bangkit, PTPN I Garap 400 Hektare untuk Pasar Cerutu Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jember, Jatim, – Kebangkitan tembakau cerutu premium asal Jember mulai menunjukkan langkah nyata. PTPN I (Persero) resmi melakukan penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Pengembangan lahan seluas 400 hektare yang dikelola Regional 5 tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kembali merebut pasar cerutu premium Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat dalam standar kualitas.
Baca Lainnya :
Direktur Utama Teddy Yunirman Danas hadir langsung dalam seremoni awal tanam tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium produksi PTPN I memiliki sejarah panjang dan reputasi kuat di pasar internasional, khususnya negara-negara Eropa.
Menurut Teddy, tingginya minat pasar terhadap cerutu asal Jember menjadi alasan utama perusahaan menghidupkan kembali komoditas unggulan tersebut.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat,” ujarnya.
PTPN I menargetkan produktivitas tembakau mencapai 1,2 ton per hektare dengan standar mutu Grade A atau Mutu 1 agar mampu bersaing di pasar internasional. Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari roadmap hilirisasi perusahaan hingga tahun 2029.
Selain mengejar peningkatan volume dan kualitas produksi, perusahaan menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis melalui lima pilar utama, yakni produktivitas, kualitas premium, keharmonisan lingkungan kerja, dampak sosial bagi masyarakat, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP),” katanya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I berharap mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produsen tembakau cerutu terbaik dunia sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara dari sektor perkebunan dan industri hilir tembakau.(AS/MP).
















