Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS

By Sigit 16 Okt 2026, 15:16:39 WIB Jawa Barat
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 17,4 miliar pada 2026. Berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari beasiswa pendidikan, insentif guru ngaji, hingga pelatihan kerja, terus didorong agar dana zakat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, menyampaikan berbagai program tersebut dalam rapat koordinasi bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Jumat (16/10/2026). Pertemuan itu membahas evaluasi program kerja, pencapaian target anggaran 2026, serta keberlanjutan program prioritas untuk 2027.

Program BAZNAS Majalengka mencakup lima bidang utama, yakni Majalengka Sehat, Majalengka Cerdas, Majalengka Takwa, Majalengka Peduli, dan Majalengka Mandiri. Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat dalam aspek kesehatan, pendidikan, keagamaan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Baca Lainnya :

Sejumlah program yang menjadi perhatian antara lain pemberian insentif bagi guru ngaji, marbot, pemulasara jenazah, dan imam masjid. BAZNAS juga menjalankan program Lebaran Anak Yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan sosial.

Di bidang pendidikan, program Satu Desa Satu Sarjana telah merealisasikan bantuan bagi 70 orang. Sementara itu, dukungan lain diberikan melalui program Rumah Terang berupa bantuan listrik atau KWH bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.

Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi juga dilakukan melalui beasiswa dan pelatihan kerja. Berdasarkan ringkasan rapat, sebanyak 120 tenaga kerja telah tersalurkan melalui program terkait. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Majalengka.

Selain itu, BAZNAS mengembangkan pelatihan manajemen masjid modern dan tengah memproses program Balai Ternak sebagai bagian dari penguatan pemberdayaan masyarakat.

Untuk rencana kerja 2027, BAZNAS akan memprioritaskan keberlanjutan program yang telah berjalan, dengan kemungkinan menghadirkan inovasi baru sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran.

Dalam pelaksanaan program, transparansi dan ketepatan sasaran menjadi perhatian penting. Proses verifikasi calon penerima bantuan dilakukan dengan dukungan pemerintah desa agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.

Dengan target penghimpunan Rp 17,4 miliar pada 2026, tantangan BAZNAS bukan hanya mencapai angka tersebut, melainkan juga memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara akuntabel serta memberikan dampak nyata bagi pendidikan, kesejahteraan sosial, dan kemandirian ekonomi masyarakat Majalengka. ** (Agit)




  • 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen

    🕔12:52:48, 18 Okt 2026
  • Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026

    🕔08:16:23, 17 Okt 2026
  • Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS

    🕔15:16:39, 16 Okt 2026
  • 179 Sekolah Masuk Revitalisasi, Bupati Majalengka Bidik Pemerataan Pendidikan

    🕔15:19:39, 15 Okt 2026
  • Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot

    🕔20:36:05, 15 Okt 2026