- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
- Pemkab Barito Utara Wajibkan 3.483 PPPK Ikuti Orientasi Tahun 2026
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembangunan RTLH Milik Bapak Nasir.
- Koperasi Desa Merah Putih Di Wilayah Kodim 0808/Blitar Tim Mabes TNI Siap Tinjau Lapang.
- Pemprov DKI dan TNI/Polri Sepakat Dirikan Posko Pengamanan di Manggarai Cegah Tawuran
Dandim 0506/Tgr Dampingi Danrem 052/Wkr Bersama Kadis DKP3 Tangsel Panen Raya Bawang Merah Perdana

Keterangan Gambar : Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Putranto Gatot S.H, S.Sos didampingi Danrem 0506/ Tangerang Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.sos,M.I.Pol bersama Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Putranto Gatot S.H, S.Sos didampingi Danrem 0506/ Tangerang Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.sos,M.I.Pol bersama Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan melakukan Panen Raya Bawang Merah Perdana Kota Tangerang Selatan tahun 2024. Panen raya ini dilaksanakan di Kawasan Pertanian Terpadu Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Tandon Ciater, Kel.Ciater, Kec.Serpong Kota Tangerang Selatan. Kamis, (22/02/2024).
Dalam sambutannya, Yepi Suherman, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, menyampaikan rasa syukurnya atas kerja sama yang terjalin antara berbagai pihak, termasuk Korem, Kodim dan perwakilan pihak swasta, BSD. Pihak BSD telah memberikan lahan seluas 4 hektare untuk kegiatan ketahanan pangan, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Terpadu mengelola separuh dari luas tanah tersebut, yakni seluas 2 hektare, karena separuh sisanya telah digunakan untuk sarana perkantoran dan Rumah Covid.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Terpadu juga menjalin kerja sama dengan kelompok tani di sekitar lokasi pertanian di Kp. Rawa Macek, Kecamatan Ciater dan menggalang para RW di Kelurahan Ciater untuk ikut serta dalam program pemerintah Tangerang Selatan dalam memberikan kontribusi terhadap kegiatan tersebut.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Terima kasih kepada para pihak yang terkait dan telah mendukung program panen bawang tersebut." katanya singkat.
Sedangkan, Agus Heru Santoso, Asda 2 Tangsel menyampaikan,dalam beberapa tahun terakhir, warga Kota Tangerang Selatan telah merasakan peningkatan inflasi yang berdampak pada fluktuasi harga bahan pangan, seperti bawang merah dan cabe.
"Saya ingin memberikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Tangerang Selatan yang telah berusaha untuk mengembangkan penanaman bawang merah di lahan tidur atau lahan kering di kawasan pertanian terpadu. Mereka bekerja sama dengan kelompok tani Kecamatan Serpong, dan alhamdulillah, hasilnya berhasil dan memberikan hasil optimal." ujarnya.
Tidak hanya itu, katanya menambahkan, saya juga mengapresiasi keterlibatan dari deretan Jenderal Holtikultura atas dukungan mereka dalam pengembangan penanaman bawang merah pada tahun 2023 di Kota Tangerang Selatan.
"Program ini akan mengembangkan lahan seluas 10 hektar melalui kegiatan kawasan atau Kampung Holtikultura, yang akan diterima oleh dua kelompok tani, yakni Rawa Mekar Jaya seluas 4 hektar, Rawa Macet seluas 4 hektar, serta Kelompok Tani Rancak Bulan seluas 6 hektar di Kelurahan Kranggan." ungkapnya.
"Saya berharap pada tahun 2024, pengembangan tanaman bawang merah ini dapat disebarluaskan ke seluruh kecamatan di Kota Tangerang Selatan melalui program RW mantap dengan memanfaatkan lahan tidur atau lahan pekarangan, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di perkotaan." tambahnya.
"Hari ini adalah panen raya bawang merah di kawasan pertanian terpadu yang sebelumnya kita tanam bersama-sama. Insya Allah, dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan dapat melaksanakannya." Imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Putranto Gatot S.H, S.Sos juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah sambutan dari Asda 2 mengenai pertanian di wilayah Kota Tangerang Selatan. Sebagian besar lahan di wilayah tersebut telah digunakan oleh pengembang besar seperti Sinar Mas BSD Paramount dan lain-lain. Namun, ada kemungkinan untuk meminjam lahan yang belum digunakan oleh para pengembang tersebut untuk kegiatan pertanian. Danrem juga akan mendorong kepada Pak Dandim, Kepala Dinas Pertanian, dan Camat untuk berkomunikasi dengan pihak pengembang.
"Sebagian besar pengembang memiliki rencana bisnis jangka panjang dan mereka takut bahwa lahan yang dipinjamkan untuk kegiatan pertanian tidak akan dikembalikan ketika mereka membutuhkannya untuk pengembangan bisnis di masa depan." ujar Danrem.
Danrem meminta agar lahan yang belum digunakan tersebut bisa digunakan untuk kegiatan pertanian seperti menanam cabe dan bawang merah. Jika memungkinkan, pihak Dandim dapat memperoleh satu atau dua hektar lahan untuk digunakan sebagai lahan pertanian. Danrem menambahkan bahwa pihaknya siap membantu dalam hal pupuk dan bibit untuk mendukung kelompok tani.
Ketika nanti dipinjamkan kepada kelompok tani akan kita kelola dengan baik dan benar. ,Selanjutnya disaat dibutuhkan kembali lahan tersebut untuk pengembangan bisnis berarti kita harus dilepaskan dan serahkan kepada mereka. Tetapi selama belum dikembangkan bisa kita gunakan untuk mengembangkan pertanian seperti, tanam cabe, bawang merah dan lainnya.
Selain itu, Danrem juga memaparkan program RW Mantap yang telah berjalan dengan baik di beberapa wilayah. Ia menyarankan agar setiap RW memiliki ikon sendiri untuk mempermudah pengelolaan masyarakat oleh pemerintah kota.
"Sebagai contoh, jika suatu wilayah dikenal sebagai penghasil bawang merah, maka ikonnya dapat berupa gambar bawang merah. Ini akan memudahkan tugas pemerintah kota dalam mengelola masyarakat di wilayah tersebut." kata Danrem diakhir sambutannya.
Sementara itu, Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.sos,M.I.Pol disela kegiatan menyatakan bahwa, kita melaksanakan Panen Raya Bawang Merah Perdana di Kota Tangerang Selatan.
"Ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) dengan kelompok Tani Rawa Macek Kel. Ciater yang merupakan Program Ketahan Pangan Kota Tangerang Selatan Tahun 2024," ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan panen raya itu, Brigjen TNI Putranto Gatot S.H, S.Sos Danrem 052/Wkr, Ir.H.Agus M.Tauhik Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Provinsi Banten, Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.sos,M.I.Pol Dandim 0506/Tgr, Letkol Arh Hari Kasiter Korem 052/Wkr, Agus Heru Santoso Asda 2 Tangsel, Mayor Kav Sutarto Danramil 03/Srp, Mayor Chb Sutisna Danramil 08/Pamulang, Mayor Inf Tubagus Abdul Halim Pasiter Kodim 0506/Tgr, Kompol Andhika Muslim, SH, S.I.K Kapolsek Serpong, Mayor Inf Tarsan Danramil 05/Cpt, Mayor Arm Sidiq Abriyanta Danramil 07/Pda, Yepi Suherman Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Syaefuddin Camat Serpong, dan Rohaidi Lurah Ciater. ** Sumber Kodim 0506/Tangerang
















