- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
Chathaulos Hadirkan Koleksi Transformation Memadukan Tradisi dan Modernitas di Wedding Batak Exhibition 2024

Keterangan Gambar : Chathaulos memukau para pengunjung dengan fashion show bertajuk "Transformation" pada acara Wedding Batak Exhibition 2024 yang digelar Sabtu (7/9/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Chathaulos memukau para pengunjung dengan fashion show bertajuk "Transformation" pada acara Wedding Batak Exhibition 2024 yang digelar Sabtu (7/9/2024).

Baca Lainnya :
- Generasi Muda Siap Pimpin Tren Modest Fashion Dunia, JMFW 2026 Jadi Panggung Lahirnya Desainer Muda Indonesia
- Dekranasda Depok Tampilkan Batik Hasil Karya Desainer Unggulan di IFW 2025
- Chathaulos Hadirkan Koleksi Transformation Memadukan Tradisi dan Modernitas di Wedding Batak Exhibition 2024
- PT Labda Anugerah Tekstil Raih Dua Rekor MURI dan Sertifikasi OEKO TEX STeP
- Jakarta Fashion and Food Festival 2024, Henri Winata Memukau Dengan Koleksi Sprezzatura
Pertunjukan ini tidak hanya memperkenalkan koleksi busana terbaru, tetapi juga mengajak audiens untuk menyelami makna mendalam di balik transformasi budaya dan fashion.
Mengusung tema "Transformation", Chathaulos menampilkan karya yang mencerminkan perjalanan perubahan dan pertumbuhan, baik dalam dunia fashion maupun kehidupan sehari-hari.

Martha Simanjuntak, pendiri Chathaulos, menjelaskan bahwa koleksi ini terinspirasi oleh ulos, kain tradisional Batak yang sarat filosofi. “Ulos bukan hanya kain, tetapi simbol evolusi kehidupan manusia dalam masyarakat Batak. Setiap motifnya bercerita tentang transformasi, adaptasi, dan harapan,” ujarnya.
Dalam koleksi ini, ulos bertransformasi menjadi busana yang modern dan futuristik, tanpa menghilangkan identitas budayanya.

Martha menambahkan, "Kami ingin menunjukkan bahwa ulos dapat berevolusi mengikuti zaman, menjadi relevan dalam dunia fashion saat ini, namun tetap memegang teguh nilai-nilai tradisi."
Karya-karya yang ditampilkan merupakan perpaduan sempurna antara tradisi dan inovasi, mengajak penonton untuk melihat bagaimana kain ulos, yang dulunya hanya dikenakan pada upacara adat, kini tampil sebagai elemen mode yang progresif. Setiap potongan busana membawa pesan untuk berkembang dan beradaptasi tanpa melupakan akar budaya.(Reporter: Lexi).

















