- Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling .
- Bupati Tangerang Sambangi Bayi Berpenyakit Jantung.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- SOSIALISASI PERSIAPAN PERINTIS: PERALIHAN HAK TERINTEGRASI 10 HARI DI KABUPATEN TANGERANG.
- Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS.
- Alhamdulilah Elim Tyu Samba Nahkodai KONI Kota Blitar Gema Olah Raga Semakin Menggelegar.
- Bupati Shalahuddin Hadiri Puncak Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
Cegah Lakalantas, Polsek Nglegok Tambal Jalan Berlubang

Keterangan Gambar : Cegah Lakalantas, Polsek Nglegok Tambal Jalan Berlubang
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk memberi rasa nyaman dan aman dalam berkendara, anggota Polsek Nglegok bersama Muspika Kecamatan Nglegok dan dibantu Warga melakukan aksi tambal jalan berlubang disejumlah titik di ruas di Jalan Raya Penataran Nglegok Kabupaten Blitar, Selasa 25/10/2022.
Selain itu penambalan dilakukan setelah seorang pemotor jatuh hingga meninggal dunia karena berusaha menghindari jalan berlubang tersebut.
"Pagi ini kami bersama Muspika dan warga langsung menambal sejumlah jalan berlubang di Jalan Raya Penataran. Ada enam titik jalan berlubang di lokasi," kata Kapolsek Nglegok Polres Blitar Kota, Iptu Nur Budi.
Baca Lainnya :
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
Iptu Nur Budi mengatakan petugas bersama warga menambal jalan berlubang menggunakan pasir dan semen.
Penambalan jalan berlubang untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi.
"Aspal Jalan sudah banyak yang berlubang besar sehingga menimbulkan potensi kecelakaan dan jalan yang berlubang tersebut kami cor menggunakan pasir dan semen," ujarnya.
Iptu Nur Budi mengimbau para pengendara agar tetap hati-hati saat melintas di lokasi. Para pengendara juga diminta melengkapi diri dengan standar keamanan berkendara, yaitu, pakai helm SNI untuk mengurangi dampak fatalitas apabila terjadi kecelakaan.
"Selain itu, pengendara agar tetap memperhatikan kecepatan dalam berkendara," katanya.
Sebelumnya, Risky (19), pemuda asal Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di Jalan Raya Pasar Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Selasa (25/10/2022) dini hari.
Korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya saat berusaha menghindari jalan berlubang di lokasi. (za/mp)















