Breaking News
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Bupati Indramayu Lakukan Tasyakuran Dimulainya Penataan Alun-alun Rakyat (ALUR)

MEGAPOLITANPOS.COM, Indramayu-Bupati Indramayu, Nina Agustina Da’i Bachtiar, melaksanakan tasyakuran atas dimulainya penataan Alun-alun Rakyat Indramayu (Alur) di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Jum’at (5/8/2022). Pada acara ini dihadiri Forkopimda Indramayu, Sekda Indramayu, sejumlah kepala perangkat daerah, kepala BUMN dan BUMD Indramayu, Ketua PCNU Indramayu, 31 Camat, 309 kepala desa dan 8 lurah seluruh Kabupaten Indramayu. Penataan alun-alun kota manga ini rencananya akan dimulai Agustus 2022 hingga 5 bulan ke depan. Alur ini menjadi program unggulan Bupati Indramayu Nina Agustina yang sangat dinanti-nantikan oleh Indramayu. Bupati Indramayu, Nina Agustina, dalam sambutannya mengatakan tasyakuran ini ingin memohon restu dari masyarakat Indramayu agar pengerjaan penataan Alur bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apapun demi terwujudnya 10 program Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat). “Saya atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Indramayu memohon doa restunya agar pembangunan kurang lebih sekitar 5 bulan ke depan insya Allah menjadi Indramayu yang Bermartabat,” katanya. Menurut Nina, program ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alun-alun terbuka publik, adapun penataan program ini didasari Peraturan Daerah No 9 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Indramayu Tahun 2021. Ia menambahkan, bagian lapangan alun-alun akan diubah secara keseluruhannya dan menjadi terbuka untuk memberikan fasilitas ruang publik agar masyarakat khususnya masyarakat Indramayu dapat mengakses dengan mudah. Pada tasyakuran tersebut, para camat dan kuwu membawa dua kendi yang berisikan tanah dan air dari wilayahnya masing-masing dan nantinya akan disatukan. Filosofinya bahwa Kabupaten Indramayu yang luas dengan beragam karakteristik masyarakat budaya dan agama pada dasarnya adalah satu. “Kita merupakan putra dan putri daerah yang menjadi satu dengan tujuan yang sama yaitu mewujudkan Indramayu Bermartabat. Saya menginginkan Alur Indramayu ini menjadi ikon atau simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya,” tambahnya. Keberadaan Alur akan menjadi kebanggaan dan mampu memberikan daya tarik tersendiri sebagai etalase pusat pelayanan pemerintahan juga pusat edukasi, sosial, agama dan kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Indramayu. “Kita akan bangga memiliki Alun-alun ini dan tidak akan malu dengan daerah lain,” kata Nina bersemangat. Setelah selesai pengerjaan Alur nanti, Nina berpesan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan tidak menjadi tempat demo, karena pemerintah daerah akan menyiapkan panggung aspirasi. “Kemudian kita buka Alur Indramayu milik rakyat Indramayu, sehingga nanti tolong dijaga kebersihannya. Jika nanti ada yang namanya demo, saya akan membuat taman sendiri namanya Taman Aspirasi Rakyat Indramayu (TARI), kita kasih panggung untuk mereka mengungkapkan aspirasi, tapi saya berharap agar para camat dapat menyelesaikan permasalahan di lapangan, sehingga tidak harus demo ke kabupaten,” harapannya.Arif Ys.


.jpg)













