Breaking News
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
Bupati Indramayu Lakukan Tasyakuran Dimulainya Penataan Alun-alun Rakyat (ALUR)

MEGAPOLITANPOS.COM, Indramayu-Bupati Indramayu, Nina Agustina Da’i Bachtiar, melaksanakan tasyakuran atas dimulainya penataan Alun-alun Rakyat Indramayu (Alur) di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Jum’at (5/8/2022). Pada acara ini dihadiri Forkopimda Indramayu, Sekda Indramayu, sejumlah kepala perangkat daerah, kepala BUMN dan BUMD Indramayu, Ketua PCNU Indramayu, 31 Camat, 309 kepala desa dan 8 lurah seluruh Kabupaten Indramayu. Penataan alun-alun kota manga ini rencananya akan dimulai Agustus 2022 hingga 5 bulan ke depan. Alur ini menjadi program unggulan Bupati Indramayu Nina Agustina yang sangat dinanti-nantikan oleh Indramayu. Bupati Indramayu, Nina Agustina, dalam sambutannya mengatakan tasyakuran ini ingin memohon restu dari masyarakat Indramayu agar pengerjaan penataan Alur bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apapun demi terwujudnya 10 program Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat). “Saya atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Indramayu memohon doa restunya agar pembangunan kurang lebih sekitar 5 bulan ke depan insya Allah menjadi Indramayu yang Bermartabat,” katanya. Menurut Nina, program ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alun-alun terbuka publik, adapun penataan program ini didasari Peraturan Daerah No 9 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Indramayu Tahun 2021. Ia menambahkan, bagian lapangan alun-alun akan diubah secara keseluruhannya dan menjadi terbuka untuk memberikan fasilitas ruang publik agar masyarakat khususnya masyarakat Indramayu dapat mengakses dengan mudah. Pada tasyakuran tersebut, para camat dan kuwu membawa dua kendi yang berisikan tanah dan air dari wilayahnya masing-masing dan nantinya akan disatukan. Filosofinya bahwa Kabupaten Indramayu yang luas dengan beragam karakteristik masyarakat budaya dan agama pada dasarnya adalah satu. “Kita merupakan putra dan putri daerah yang menjadi satu dengan tujuan yang sama yaitu mewujudkan Indramayu Bermartabat. Saya menginginkan Alur Indramayu ini menjadi ikon atau simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya,” tambahnya. Keberadaan Alur akan menjadi kebanggaan dan mampu memberikan daya tarik tersendiri sebagai etalase pusat pelayanan pemerintahan juga pusat edukasi, sosial, agama dan kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Indramayu. “Kita akan bangga memiliki Alun-alun ini dan tidak akan malu dengan daerah lain,” kata Nina bersemangat. Setelah selesai pengerjaan Alur nanti, Nina berpesan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan tidak menjadi tempat demo, karena pemerintah daerah akan menyiapkan panggung aspirasi. “Kemudian kita buka Alur Indramayu milik rakyat Indramayu, sehingga nanti tolong dijaga kebersihannya. Jika nanti ada yang namanya demo, saya akan membuat taman sendiri namanya Taman Aspirasi Rakyat Indramayu (TARI), kita kasih panggung untuk mereka mengungkapkan aspirasi, tapi saya berharap agar para camat dapat menyelesaikan permasalahan di lapangan, sehingga tidak harus demo ke kabupaten,” harapannya.Arif Ys.

.jpg)










.jpg)




