- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Bupati Blitar Dampingi Gubernur Jatim Kunjungi Keluarga Korban Meninggal Terseret Banjir

Keterangan Gambar : Gubernur Khofifah Indar parawansa Jatim serahkan santunan duka kepada ahliwaris korban terseret banjir
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah turut berbelasungkawa atas musibah air bah di Kedung Cenit wilayah hilir aliran sungai Dusun Wonorejo, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung yang telah menewaskan 4 orang pada kejadian Selasa ( 25/10/22).
Korban meninggal 2 orang warga Tumpakoyot yakni Rianto (50) Ubaid Khoiri (21) ini ayah dan anak, sedang 2 orang warga desa Kalimanis yakni Andik Parwanto (21) dan Yovi Kriswanto keduanya warga dsn.Sumbermanggis desa Kalimanis Kecamatan Doko. Bupati dalam kunjungan ke rumah duka pada Kamis malam (27/10/22) mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Ya kami mendampingi Bu Gubernur menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa warga desa Tumpakoyot, semoga ahli waris tabah menerima ujian dari Allah SWT, semoga arwah almarhum diterima disisi Nya," ungkap Bupati Blitar.
Kepada wartawan Bupati Blitar selain menyampaikan ucapan belasungkawa, kehadiran bersama Gubenur serta rombongan dari Dinsos, BPBD Pemprov Jatim dan Pemkab Blitar malam itu, Rini Syarifah juga mengingatkan kepada masyarakat agar waspada dan berhati - hati karena cuaca ekstrim, dan memerintahkan Satker tehnis segera melakukan penanganan terhadap lokasi lokasi bencana.

"Saya sudah memerintahkan kepala PUPR juga BPBD agar sesegera mungkin melakukan perbaikan, melakukan pembersihan sampah sampah sisa -sisa bencana agar semua segera kembali normal, dan juga menyarankan agar masyarakat tetap waspada,"tutur Bupati Syarifah.
Lebih lanjut disampaikan oleh orang nomor satu di Pemkab Blitar, saat ini BMKG telah mengeluarkan peringatan, bila sejak bulan Oktober hingga Januari 2023 terdapat potensi terjadinya cuaca ekstrem dan potensi hidrometeorologi.
Untuk itu, Gubernur Jawa Timur mengajak semua komponen untuk saling bersinergi dalam mitigasi bencana serta mengantisipasi terhadap hidrometeorologi dengan intensitas hujan yang sangat tinggi.
“Dengan situasi seperti ini semua perlu diedukasi, masyarakat, agar selalu waspada karena cuaca extrim, sehingga musibah bencana terjadi di mana - mana,"pungkasnya.
Pada saat melakukan kunjungan di rumah korban di desa Tumpakoyot malam itu, Gubernur atas nama Pemprov Jatim dan juga dari Pemkab Blitar juga menyerahkan bantuan kepada masing - masing ahli waris santunan duka dari Gubernur berupa uang duka sebesar 10 juta rupiah kepada ahliwaris. (za/mp)















