- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
- Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Hari Fraksi: Ruang Aspirasi & Suara Rakyat.
- DPMPTSP Barito Utara Perkuat Pengawasan Investasi, Pastikan Kepatuhan Pelaku Usaha
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
Bupati Blitar : Masyarakat Penyandang dan Ex ODGJ, Butuh Perhatian Besar dari Pemkab

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat membuka Sosialisasi Dan Pemberian Bimbingan Sosial Kepada Keluarga (PMKS
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa ternyata cukup banyak, tercatat pada Dinas Sosial Kabupaten Blitar sedikitnya ada 2.127 jiwa, tercatat hingga bulan Juni 2022, agar mereka bisa bermasyarakat dengan baik maka butuh sentuhan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Blitar, hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat membuka Sosialisasi Dan Pemberian Bimbingan Sosial Kepada Keluarga (PMKS). Kegiatan berlangsung di Balai Desa Bacem Kecamatan Ponggok, Kamis (27/10/22) yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar Rini Syarifah saat membuka acara Bimsos PMKS menyebutkan, kegiatan sosialisasi ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memberikan support lepada masyarakat yang mengalami gangguan mental.

Baca Lainnya :
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasar Sudah Bagus, Sachrudin: Jaga Kebersihan dan Kenyamanannya Bersama!
"Kegiatan ini adalah salah satu upaya paling tepat dalam memaksimalkan langkah-langkah preventif, guna menghindari gangguan mental," ujar Syarifah.
Syarifah lebih lanjut menjelaskan, beberapa persoalan terkait kesehatan jiwa, yaitu kuatnya stigma negatif terhadap orang-orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sehingga masih ditemukannya kasus bunuh diri, faktor sosial ekonomi juga sangat rentan mempengaruhi physikologis seseorang, sehingga hal ini yang perlu mendapat perhatian khusus.

"Saya sangat mengapresiasi peran serta kepedulian semua pihak, para relawan, tenaga Kesehatan, yang berempati terhadap saudara kita penyandang kesehatan mental menjadi skala prioritas proyeksi pembangunan inklusif Pemkab Blitar memperhatikan nasib ODGJ," tandasnya
Selain itu juga dibutuhkan perhatian khusus seperti akses pelayanan publik, menghilangkan stigma negatif dan penerimaan sosial yang tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak saja.
Dilain sisi Bambang Dwi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, menyampaikan, sosialisasi sangat diperlukan oleh keluarga ex ODGJ dari Dinsos dan Dinkes, mengingat jumlah penyandang ODGJ cukup banyak di Kabupaten Blitar, dan Pemerintah harus hadir.
"Semoga upaya kami dengan rehabilitasi terhadap keluarga ex ODGJ, rehabilitasi physikososial, dan kesehatan bisa lebih membantu masyarakat.(za/mp)








.jpg)





