- Digitalisasi Membuka Akses Masyarakat untuk Dapatkan Layanan Pertanahan Lebih Mudah
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- Kajian Tarawih di Masjid UI, Menteri Nusron Bicara Sanad Keilmuan dan Etika Kepemimpinan
- Menkop: Kolaborasi Lintas K/L Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH Dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Wamenkop Farida Ajak Gen Z Kembali ke Desa Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Kopdes Merah Putih
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Refleksi Setahun Eman - Dena, Pemkab Majalengka Tegaskan Komitmen Langkung Sae
- Greget Bupati Blitar Akan Manfaatkan 6 Aset Tidur 2027 Topang Peningkatan PAD
- Bupati Barito Utara, Di Hadapan Allah, Kita Semua Berdiri dalam Saf yang Sama
- Ramadhan 1447 H, Bupati dan Sekda Barut Dekatkan Diri dengan Warga Lewat Tarawih Berjamaah
Bupati Barito Utara, Di Hadapan Allah, Kita Semua Berdiri dalam Saf yang Sama

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin bersama jemaah di Masjid At-Taqwa Muara Teweh untuk melaksanakan shalat Isyak dan Tarawih berjamaah. Minggu (22/02/2026)
Tanpa sekat dan perbedaan, orang nomor satu di Kabupaten Barito Utara itu berdiri sejajar dalam saf, menyatu bersama masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan refleksi mendalam tentang makna Ramadhan. Menurutnya, jabatan dan kedudukan mungkin membedakan seseorang di luar sana, namun di hadapan Allah SWT semua manusia adalah hamba yang sama, berdiri dalam barisan yang setara.
“Menjalani ibadah malam di tengah bulan suci ini selalu memberikan rasa tenang yang luar biasa. Ini mengingatkan kita betapa beruntungnya masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri di bulan yang lebih baik dari seribu bulan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa shalat Tarawih bukan sekadar ibadah tambahan yang hadir setahun sekali, melainkan momentum pembelajaran tentang kesederhanaan dan kesetaraan yang hakiki.
Di dalam masjid, lanjutnya, tidak ada lagi sekat antara pemimpin dan rakyat. Semua belajar tentang keikhlasan, kesabaran, serta kerendahan hati dalam mendekatkan diri kepada Sang Khalik demi meraih rida-Nya di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Lebih jauh, Bupati mengajak masyarakat menjadikan masjid dan mushalla di lingkungan masing-masing sebagai pusat energi positif dan pembinaan umat. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Ramadhan 1447 Hijriah ini harus menjadi titik tolak untuk berubah menjadi pribadi yang lebih jujur, membangun keluarga yang harmonis, serta menciptakan lingkungan yang saling peduli dan rukun,” pesannya.
Ia juga berharap setiap langkah masyarakat menuju rumah ibadah dicatat sebagai amal kebaikan yang melimpah serta membawa kedamaian bagi seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Menutup pesannya, Bupati mengingatkan agar semangat ibadah terus dijaga hingga hari kemenangan tiba nanti, sehingga nilai-nilai Ramadhan benar-benar membekas dan memberi dampak nyata dalam kehidupan bersama.
( A)















