- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
BP2MI Lepas 564 PMI G to G ke Korea Selatan, Komisaris PLN Ikut Beri Motivasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) kembali memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema penempatan Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan pembekalan calon PMI, di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin sore (22/4/2024).
"Hari ini (22/4) ada 564 pekerja migran Indonesia yang dilepas ke Korea Selatan dan ada 271 pekerja yang masih mengikuti pembekalan atau orientasi pra pemberangkatan," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam sambutannya.
Adapun 564 PMI G to G yang berangkat kerja ke Korea Selatan terdiri dari 496 PMI sektor manufaktur dan 68 PMI sektor perikanan.
Baca Lainnya :
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Seperti biasa dalam pelepasan PMI, lanjut Benny, BP2MI mengundang mulai dari pejabat negara, tokoh bangsa hingga public figure untuk turut memberikan motivasi dan pembekalan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang devisa negara tersebut.
"Hadir bersama kita Independen Komisioner PT PLN (Persero) Arcandra Tahar," ujarnya.
"Semoga (pembekalan) yang disampaikan beliau (Arcandra Tahar) dapat memotivasi semangat kita semua sebagai anak-anak bangsa," imbuh Benny.
Komisaris Independen PT PLN (Persero) Arcandra Tahar dalam sambutan motivasinya menyampaikan pentingnya para pekerja migran Indonesia mengetahui dan mengikuti perilaku serta budaya kerja di negara penempatan, seperti di negara maju. Dia menyebut, negara maju memiliki 4 ciri yakni Bersih, Tertib/Disiplin, Indah dan Sungguh-sungguh.
"Kalau kita mengetahui 4 ciri ini artinya kita akan mencoba hadir disana dan mengikuti culture mereka yang sangat baik ini," tukasnya.
Selain itu, pejabat komisaris PLN ini juga memaparkan soal kompetensi dalam bekerja. Arcandra pun berharap para pekerja migran Indonesia mampu bersaing di negara penempatan.
"Kompetensi itu sangat penting. (BP2MI) Menyiapkan pekerja migran Indonesia untuk siap bekerja di luar negeri itu bagian dari kompetensi," tandas pria bertitel insinyur ini yang memiliki perjalanan panjang dalam karirnya.
Dihadapan para PMI, Arcandra sebut, kompetensi terdiri dari 4 kriteria atau pilar. Yakni, ilmu, skill atau ketrampilan, experience atau pengalaman dan kepercayaan.
"Itulah nilai-nilai yang harus adik-adik (PMI) bawa," pungkasnya. ** (Anton)








.jpg)




