- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
BP2MI: 9 CPMI Ilegal yang Dicegah TNI AL ke Malaysia Sudah Ditangani BP3MI Kaltara

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyatakan, sebanyak 9 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal yang berhasil dicegah masuk ke Malaysia oleh pihak TNI AL sudah ditangani Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara (Kaltara).
"Ya itu 9 orang (CPMI Ilegal) warga Sulawesi Selatan. Sekarang lagi di BP3MI Kalimantan Utara. Jadi kalau posisi seperti itu, artinya kalau sudah ada di BP3MI, merekalah yang akan menangani. Mereka ditampung, disamping itu mereka juga akan dilindungi," kata Sekretaris Utama (Sestama) BP2MI Rinardi, kepada media dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H, di Aula KH Abdurrahman Wahid, Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (8/5/2023).
Rinardi menuturkan, kesembilan calon PMI non prosedural itu tentunya masih dalam pengawasan BP3MI Kalimantan Utara, sampai menunggu proses hukum pihak kepolisian setempat.
Baca Lainnya :
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
"Sampai proses hukum terhadap calo berjalan, maka para calon PMI ilegal tersebut belum boleh keluar dari BP3MI," imbuhnya.
Sementara itu, BP3MI Kaltara memberikan apresiasi kepada TNI AL atas keberhasilannya mencegah penempatan ilegal sembilan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia di perairan Sebatik, Sabtu (6/5/2023).
Dilansir laman resmi BP2MI, Kepala BP3MI Kaltara, Kombes Pol F Jaya Ginting, mengatakan Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto bersama Tim Satgas Intelmar Lantamal XIII Tarakan telah berhasil mencegah sembilan Calon PMI yang menjadi korban sindikat penempatan ilegal ke Malaysia. Danlanal juga berhasil mengamankan seorang tekong bersama motoris speedboat.
Ginting menjelaskan para CPMI ini berasal dari Sulawesi Selatan yang terdiri dari Enam orang Laki-laki dan tiga orang perempuan. Pihaknya akan segera memproses penyerahan Sembilan CPMI, serta tekong yang memfasilitasi pemberangkatan mereka.
Butuh tindakan hukum tegas, bagi tekong atau calo, karena mengambil keuntungan dari penempatan ilegal PMI.
"Ini merupakan kejahatan kemanusian Kita bisa katakan tekong itu penjahat kemanusiaan harus dihukum agar menjadi efek jera,’’ kata Ginting
Berdasarkan keterangan yang diperoleh bahwa 9 penumpang tersebut akan berangkat ke Tawau Malaysia untuk bekerja di wilayah Lahad Datu Malaysia.

.jpg)






.jpg)







