- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Diharapkan Dapat Tingkatkan PAD

Keterangan Gambar : Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (09/11/2022).
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M.Si membuka Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (09/11/2022).
Dalam laporannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Asahan, Drs. Sorimuda Siregar menyampaikan, dasar kegiatan ini adalah Permendagri Nomor. 082-503 Tahun 2021 tanggal 03 Juni 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan, Panduan Rencana Aksi dan Panduan Monitoring dan Evaluasi pada Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Bupati/ Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota hasil Pilkada Serentak Tahun 2020.
Sorimuda menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menjalankan peran sebagai pelaksana penyelenggaraan pelayanan pajak daerah dan peningkatan kapasitas keahlian khusus lainnya sesuai dengan kebutuhan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
Baca Lainnya :
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa kegiatan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah ini diikuti oleh Camat se-Kabupaten Asahan, UPTD Penagihan Pajak Daerah Bapenda, KTU UPTD Penagihan Pajak Daerah dan Staf Bapenda serta Kolektor Pajak PBB.P2 se-Kabupaten Asahan dengan total peserta sebanyak 250 orang.
Sementara itu, Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M.Si mengatakan, bahwa bimbingan dan pelatihan ini merupakan salah satu langkah kongkrit Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan agar dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di seluruh penerimaan pajak PBB.P2 yang tentunya dalam mendukung salah satu misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu misi yang ke-5, "Meningkatkan Akurasi Proses Perencanaan, Penganggaran dan Pengelolaan APBD yang Transparan dan Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat."
Beliau menambahkan bahwa indikator keberhasilan terkait pelaksanaan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah di Wilayah Kabupaten Asahan, yaitu harus menunjukkan peningkatan kerja dan perilaku atau etika dari setiap personel, sebab sumber penerimaan pajak daerah melalui penerimaan pajak PBB.P2 perlu upaya yang serius dari stakeholder yang berwenang untuk melakukan pemungutan pajak daerah agar potensi yang besar ini dapat dipungut dengan sebaik-baiknya.
Di Akhir, Jhon Hardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang berperan aktif guna suksesnya penyelenggaraan acara ini, mudah-mudahan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan dari sektor Pajak Daerah khususnya Pajak PBB.P2 meningkat di masa-masa yang akan datang. (DS)

















