- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
- Romy Soekarno : Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
Berkat CCTV Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Tabrak Lari
.jpg)
Keterangan Gambar : Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat keterangan Pers.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Satlantas Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi pada hari Rabu (26/10/2022).
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan, kecelakaan ini terjadi di Simpang Tiga Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (26/10/2022).
Kecelakaan terjadi antara Sepeda Motor yang dikendarai Setyo Agung Wijaya (21) warga Jalan Sonokeling Rembang Kota Blitar dan Truk.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
"Kami mengungkap kasus tabrak lari di pertigaan Jl Cemara, Kelurahan Rembang, yang terjadi Rabu dini hari. Pelaku kami tangkap kemarin Kamis 27 Oktober 2022 Pukul 07.00 Wib di Kelurahan Rembang Kota Blitar," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Jumat (28/10/2022).
Identitas sopir truck pelaku tabrak lari yang berhasil ditangkap yaitu Toni Mahendra(25) warga Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
AKBP Argowiyono menambahkan Satlantas berhasil mengungkap kasus tabrak lari tersebut dari pemeriksaan CCTV.
Dari pemeriksaan CCTV anggota berhasil mengidentifikasi kendaraan pelaku tabrak lari yaitu truck dengan nomor Polisi AG 9434 KI
"Setelah berhasil diidentifikasi, kami cros cek kendaraan itu berangkat mengangkut sembako ke Surabaya. Kami berusaha menggiring kendaraan agar kembali ke Kota Blitar. Setelah kendaraan kembali ke Kota Blitar Sopir langsung kami amankan," ujarnya.
Ketika kejadian, truk berangkat dari Kota Blitar menuju ke Surabaya sekitar pukul 05.00 WIB.
Sopir truk, Toni Mahendra mengatakan sebenarnya tahu truknya menabrak sepeda motor di lokasi.
Awalnya, ia mengira yang ditabrak hanya sepeda motor parkir tidak ada pengendaranya.
Pasca tabrakan terjadi, bukannya menolong Karena takut banyak warga yang berkumpul di TKP, Toni Mahendra tidak berhenti malah kabur dari lokasi.
"Saya sempat berhenti di Jl Veteran Kota Blitar untuk koordinasi dengan kantor. Setelah itu saya berangkat ke Surabaya. Saya tidak berhenti karena menyelamatkan diri, saya takut di lokasi banyak warga," katanya.
Selain itu, Satlantas Polres Blitar Kota juga menangkap sopir mobil pikap Grand Max, Yogi Fadli (19), warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Yogi menabrak pengendara sepeda motor, Krisdiantoro (43), warga Perum Bengawan Solo Regency, Kota Blitar, hingga meninggal dunia di Jalan Raya Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Senin (24/10/2022).
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Yogi bersama empat temannya yang berada didalam mobil dalam pengaruh minuman keras.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku baik Toni Mehendra (21) dan Yogi Fadli (19) dijerat dengan undang undang Lalu Lintas dan angkutan Jalan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (za/mp)















