- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
- DPRD Dukung Pembenahan BUMD, Tajeri Soroti Pelayanan BBM
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
Surat Edaran Ayah Ambil Rapor Anak ke Sekolah di Majalengka Diterbitkan, Ini Tujuannya

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman da Kadisdik Majalengka H Rd Unar Ma'ruf
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bupati Majalengka, H Eman Suherman telah menerbitkan Surat Edaran No. 400.9.12.1/162/2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, ditetapkan pada hari Kamis ini tanggal 18 Desember 2025.
Kebijakan tersebut disampaikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Instansi Vertikal, serta Camat se-Kabupaten Majalengka.
"Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak, khususnya pada momen pengambilan rapor akhir semester," kata, bupati. Kamis, (18/12/2025)
Baca Lainnya :
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Eman Suherman : PNS Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan, Bukan Sekadar Status
H Eman menjelaskan bahwa peran ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter, motivasi belajar, serta kesiapan mental anak.
"Maka kehadiran ayah saat mengambil rapor anak adalah bentuk tanggung jawab moral orang tua dalam pendidikan. Ini bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga tentang membangun komunikasi, perhatian, dan keteladanan bagi anak," jelasnya.
Ia menegaskan, penguatan peran keluarga merupakan bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia Majalengka yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, keterlibatan ayah dalam proses pendidikan diharapkan menjadi budaya positif di tengah masyarakat.
"Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dilaksanakan pada penerimaan rapor akhir semester bulan Desember 2025, dengan menyesuaikan jadwal masing-masing satuan pendidikan," tegasnya.
Diakhir ia kembali menegaskan, teruntuk bagi para pegawai pemerintah yang mengikuti gerakan diberikan dispensasi keterlambatan masuk kerja sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing instansi.
"Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap tercipta sinergi yang kuat antara keluarga dan sekolah, serta terwujudnya generasi Majalengka yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Rd. Muhamad Umar Ma'ruf, menyatakan dukungan penuh dengan adanya kebijakan tersebut dan langsung mengajak seluruh satuan pendidikan untuk berperan aktif dalam menyukseskan gerakan ini.
"Kami sangat mendukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, mengutip yang disampaikan bupati tadi bahwa kehadiran ayah di sekolah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap semangat belajar anak," ujar Kadisdik.
Tak hanya itu, Ia menjelaskan akan memperkuat komunikasi antara orang tua dan guru dalam memantau perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
"Adapun sasaran gerakan ini meliputi ayah yang memiliki anak pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah," Sebutnya.
Kadisdik menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka juga telah menginstruksikan kepada seluruh sekolah agar di dalam kesempatan itu setiap sekolah dapat memberikan ruang dialog.
"Nanti orang tua murid dapat berinteraktif dengan guru saat momentum pengambilan rapor, dimanfaatkan untuk evaluasi bersama demi peningkatan mutu pendidikan," tutupnya. ** (Agit)








.jpg)

.jpg)






