- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara

MEGAPOLITANPOS.COM - Gorontalo - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, memanfaatkan ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 untuk menyerap berbagai inovasi pertanian yang dinilai berpotensi diterapkan di daerahnya.
Saat mengunjungi kawasan Gelar Teknologi (Geltek) di GORR David-Tony, Limboto, Sabtu (20/06/2026), Felix bersama jajaran Dinas Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara meninjau sejumlah teknologi pertanian modern yang dipamerkan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca Lainnya :
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
Beragam inovasi yang ditampilkan mencakup mekanisasi pertanian, sistem irigasi efisien, teknologi budidaya modern, hingga digitalisasi sektor agribisnis yang menjadi bagian dari upaya transformasi pertanian nasional.
Felix menilai perkembangan teknologi pertanian harus mampu menjawab tantangan peningkatan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
“Gelar Teknologi pada PENAS XVII ini harus menjadi wadah kemajuan pertanian Indonesia sekaligus ruang pembelajaran yang nyata bagi petani dan nelayan kita,” kata Felix.
Ia menegaskan bahwa teknologi yang diperkenalkan dalam pameran tidak boleh berhenti pada tahap demonstrasi semata, melainkan harus dapat diadopsi dan diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
“Teknologi ini harus bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi Barito Utara dalam PENAS XVII menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Melalui kolaborasi yang terbangun dalam ajang nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat mempercepat modernisasi sektor pertanian daerah sehingga lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi dalam mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
(Dd)
sumber: humasbarut















