- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
- Puspom TNI Merilis 4 Identitas Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Babinsa bersama Komduk gelar Patroli Siskamling Jelang Idul Fitri
- Dipenghujung Ramadhan 1447 H, Pemkab Barut Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat, Dalam Nuansa Ramah Tamah Dan Buka Puasa Bersama
- Ribuan Warga Terima Bantuan, Pemkab Barito Utara Salurkan Kartu Huma Betang
Begini Kata Saiful Milah, Oknum anggota Satpol PP Yang Banting Pedagang Harus Tindak Tegas

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Tangerang H. Saiful Milah mengkritik keras terhadap kinerja Satpol PP Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang,- Anggota Komisi II DPRD Tangerang H.Saiful Milah mengkritik keras terhadap kinerja Satpol PP Kota Tangerang yang membanting Pedagang berinisial A, di Pasar Anyar, Kota Tangerang.
Menurut Saifu Milah, Dalam kinerjanya itu Satpol PP Kota Tangerang benar-benar arogan.
Dengan ada peristiwa ini Anggota Komisi II DPRD Tangerang dari Golkar ,H.Saiful Milah buka suara menkritik Keras kepada Satpol PP kota Tangerang yang membanting Pedagang Pasar.
Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
Kejadian ini awalnya seorang pedagang berinisial A ditertibkan Satpol PP Pemkot Tangerang, pada 25 April 2023 lalu. Penertiban diklaim untuk memberikan hak pengguna jalan yang terpakai oleh lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).
Meski begitu, Saiful menilai arogansi saat penertiban tidak dapat dibenarkan.
"Itu hal yang tidak baiklah, saya sebagai anggota dewan melihat kejadian itu. Satpol PP tidak pakai tata krama saat penertiban, seharusnya dikedepankan, amanat pemerintah daerah, pesan Walikota Tangerang, harus persuasif yang diutamakan," tegas Saiful Milah, Jumat (5/5/2023). Saat di kompermasikan dalam peristiwa ini.
Saiful mengatakan seharusnya aparat penegak peraturan daerah (Perda) tersebut tidak berbuat seperti itu.
"Pedagang kecil itu bukan dengan kekerasan, harusnya dengan cara persuasif lewat informasi imbauan yang maksimal oleh Satpol PP baru ada sikap tegas tapi bukan dengan fisik, dibanting, begitu juga bukan harus terjadi pemukulan, tapi yang harus diambil sikapnya yaitu penertiban barang dagangannya diamankan, bukan dengan fisiknya, ini hal yang keliru teman-teman Satpol PP," ujarnya.
Dengan ada peristiwa ini Saiful Milah meminta Pemkot Kota Tangerang bisa berbenah. "Jangan sampai tersulut emosi, dan terus pembinaan mentalnya anggota Satpol PP, jangan orang yang temperamental ditugaskan penertiban," katanya.
"Benar -benar harus di seleksi anggota Satpol PP Kota Tangerang, agar lebih baik dan Kasatpol PP harus bijak dalam menangani di lapangan," tambahnya.
Dirinya menambahkan pihak Pemkot Tangerang juga harus mengambil tindakan serius dengan adanya kejadian ini. Saiful meminta pihak terkait segera menindak oknum tersebut.
"Ya untuk ketegasan dan keadilan oknum itu harus di proses agar kedepannya tidak boleh semena mena, peristiwa ini proses harus dijalankan walaupun sudah permohonan maaf. Silahkan saja secara kemanusiaan minta maaf bukan berarti selesai hukumnya perlakuan pelanggaran yang dia lakukan." katanya.** (San)














