- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
Arief Didaulat Sebagai Pembicara di Forum Internasional UNCRD

Keterangan Gambar : Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dalam acara In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah diundang oleh United Nations Centre for Region Development (UNCRD) sebagai pembicara dalam In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
Dihadapan para undangan yang hadir, Arief menyampaikan pengembangan smart city di Kota Tangerang telah dimulai sejak tahun 2009, yang kemudian dielaborasikan dalam konsep Tangerang Live yang berarti bagaimana menciptakan Tangerang Layak Huni, Layak Investasi, Layak Dikunjungi dan Kota Pintar.

Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
“Total kami sudah membangun dan mengembangkan sebanyak 203 aplikasi,”
“Yang terdiri dari 74 aplikasi tata pemerintahan dan 129 aplikasi pelayanan masyarakat,” ujar Wali Kota dalam acara yang merupakan rangkaian acara G20.
Dari total 203 aplikasi yang sudah dikembangkan, lanjut Arief, Pemkot Tangerang telah mengintegrasikan seluruh aplikasi tersebut agar lebih mudah digunakan dimana memiliki fungsi yang berbeda menjadi dua super aplikasi.
“Pertama Portal E-Gov untuk internal pemerintah, dan Tangerang Live untuk berbagai kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan aplikasi yang telah dibangun dan dikembangkan telah direplikasi di berbagai daerah di Indonesia, dimana sebanyak 41 daerah telah menggunakan aplikasi yang telah dikembangkan.
“Semangatnya kolaborasi untuk membangun negeri” tukas Arief. (ADV)
















