- DPRD Dukung Pembinaan Pencak Silat, Gun Sriwitanto, Isi Waktu Remaja dengan Kegiatan Bermanfaat
- Wamen Ekraf Dorong Mahasiswa Sulap Hasil Penelitian Jadi Bisnis Kreatif
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Gandaria Kresek.
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Penyaluran Tali Asih PPKH 281 PT NPR, Pemdes dan BPD Karendan-Muara Pari Jelaskan Mekanisme
Arief Didaulat Sebagai Pembicara di Forum Internasional UNCRD

Keterangan Gambar : Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dalam acara In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah diundang oleh United Nations Centre for Region Development (UNCRD) sebagai pembicara dalam In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
Dihadapan para undangan yang hadir, Arief menyampaikan pengembangan smart city di Kota Tangerang telah dimulai sejak tahun 2009, yang kemudian dielaborasikan dalam konsep Tangerang Live yang berarti bagaimana menciptakan Tangerang Layak Huni, Layak Investasi, Layak Dikunjungi dan Kota Pintar.

Baca Lainnya :
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
“Total kami sudah membangun dan mengembangkan sebanyak 203 aplikasi,”
“Yang terdiri dari 74 aplikasi tata pemerintahan dan 129 aplikasi pelayanan masyarakat,” ujar Wali Kota dalam acara yang merupakan rangkaian acara G20.
Dari total 203 aplikasi yang sudah dikembangkan, lanjut Arief, Pemkot Tangerang telah mengintegrasikan seluruh aplikasi tersebut agar lebih mudah digunakan dimana memiliki fungsi yang berbeda menjadi dua super aplikasi.
“Pertama Portal E-Gov untuk internal pemerintah, dan Tangerang Live untuk berbagai kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan aplikasi yang telah dibangun dan dikembangkan telah direplikasi di berbagai daerah di Indonesia, dimana sebanyak 41 daerah telah menggunakan aplikasi yang telah dikembangkan.
“Semangatnya kolaborasi untuk membangun negeri” tukas Arief. (ADV)
















