Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Antisipasi Kanker Serviks, Lab Kimia Farma Lakukan Pap Smear di Kelurahan Ciracas

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Pap smear sangat penting untuk kaum perempuan, pemeriksaan yang akan dilakukan deteksi kanker serviks atau kanker leher rahim, karena perempuan yang menjadi objek terutama untuk dalam pemeriksaan, di banding seorang laki laki, hanya ada beberapa katagori, pap smear dilaksanakan di Kelurahan Ciracas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur, Sabtu (5/2/22). Fitri Handiyanti A.Md, petugas Labolatorium Kimia Farma mengatakan bagi perempuan disarankan untuk menjalani pap smear dalam kaitan resiko kanker, dalam hal ini pihak BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Laboratorium Kimia Farma Depok, melakukan pemeriksaan kepada kaum perempuan khususnya. Lebih lanjut ia menjelaskan kepada megapolitanpos.com, tentang kegiatan pap smear, dilakukan kepada warga kelurahan Ciracas, pap smear sangat penting bagi kaum perempuan, sebab kanker serviks itu ada gejalanya. "Kami berpindah tempat melakukan pemeriksaan, di Depok mau pun Jakarta, pap smear ini ada kuotanya, untuk satu tahun kuotanya hanya terbatas 100 orang, seperti yang kita lihat sekarang ini di kelurahan Ciracas," ujar Fitri. Lanjutnya agi perempuan yang berusia 21 sampai 65 tahun disarankan agar menjalani pemeriksaan pap smear secara rutin, sebab kanker serviks yang dipicu oleh infeksi kuman Papillomavirus, menular melalui hubungan seksual atau kontak kulit. Pap smear menyelamatkan hidup dalam pemeriksaan ini, dari sel kanker serviks dapat ditemukan sejak ini, keberhasilan pengobatan kanker serviks sangat begitu tinggi, jika penyakitnya dapat di ketahui sejak dini, pap smear bisa menemukan sel sel serviks (Pra-kanker). "Banyak di negara maju, pap smear dapat direkomendasikan selama tiga tahun sekali, sedangkan di Indonesia sarankan satu tahun sekali," ungkapnya. "Nuraini SE, selaku penggerak PKK Kelurahan Ciracas, menjelaskan tentang kegiatan pap smear yang dilaksanakan di kelurahan Ciracas, kegiatan ini akan selalu berlanjut, dan terus dilakukan pemeriksaan untuk wanita yang berusia 30 sampai 50 tahun, sudah ada yang terdaftar sebanyak 40 orang, untuk pemeriksaan pap smear," ujarnya. Ia berharap wanita yang masih produktif, terutama di wilayah Kelurahan Ciracas Jakarta timur, bisa terhindar dari penyakit Kanker serviks. "jadi lebih baik berupaya untuk mencegahnya, dengan ada kegiatan pap smear ini sangat berarti untuk kita semua," Tutupnya. (Saipul.M)


.jpg)














