- BNI Sabet Dua Penghargaan ARA 2024, Bukti Transparansi dan Tata Kelola Semakin Kuat
- Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan
- Komisi IV Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Dengan DTSEN
- Wamenkop Farida Perkuat Sinergikan Koperasi Milik Ormas Islam Masuk Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Kemenkop Latih Mamak-Mamak Perajin Tenun NTT Untuk Berkoperasi
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- Kerusuhan Meletus di TMP Kalibata, Warung dan Kendaraan Dibakar Massa
- Komisi II Gelar Raker Dengan Perumda PPJ
- Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD
- Bupati Lepas 34 Calon Jemaah Umrah, H. Nurul Anwar Sampaikan Doa Dan Harapan
Presiden WPO, Bambang Herry Purnomo: Damai Lebih Bermartabat dari Konflik Seadil Apapun
Kampung REDAM (Rekonsiliasi dan Perdamaian) yang di bentuk oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM)

Keterangan Gambar : Presiden WPO, Dr. Bambang Herry Purnomo,SH.,MH saat Pemukulan Genta Perdamaian bersama Menteri HAM Natalius Pigai
MEGAPOLITANPOS.COM: Kampung REDAM (Rekonsiliasi dan Perdamaian) yang di bentuk oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menetapkan Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, sebagai "Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian" (Redam) pertama di Indonesia. Presiden WPO (Worl Peace Organization) Dr. Bambang Herry Purnomo, SH. MH memberikan apresiasi atas berdirinya kampung REDAM
Dalam wawancara dengan wartawan, Presiden WPO ini mengatakan, damai lebih bermartabat dari konflik seadil apapun, kalimat ini yang menjadi penekanan prioritas Preside organisasi internasional yang fokus terhadap perdamaian dunia dalam sambutannya di acara Penetapan Kampung Redam di The Grand Platinum Hotel Jakarta.
"Pax dignior est quam quivis conflictus quantumvis iustus sit merupakan adagium kuno yang sudah dijadikan sebagai koridor yang melandasi perdamaian konflik antar golongan.". ungkap Presiden WPO
Baca Lainnya :
- Presiden WPO, Bambang Herry Purnomo: Damai Lebih Bermartabat dari Konflik Seadil Apapun
- Unlocking Literacy Through Reading Aloud
- Building Peace Together, Harmony for All: WPO Commemorates World Peace Day
- International Peace Day: Call for Unity and Global Peace
- WPO Inaugurates Queen Mariam as Vice President for the United States
"Penetapan Kampung Redam merupakan ide dan gagasan Cemerlang Menteri HAM RI Natalius Pigai yang harus didukung pelaksanaan dan implementasinya sampai tuntas. tidak hadirnya Negara dalam entitas HAM dimasa lalu, merupakan hal yang serius untuk di jadikan sebagai evaluasi dan perubahan kebijakan yang lebih komprehensif" tambahnya

Entitas HAM dinegara ini dipisahkan keberadaannya dengan pemerintah yang seharusnya menjadi fasilitator dan jembatan bagi terwujudnya layanan Hak Asasi Manusia yang semestinya diterima oleh Masyarakat. Kehadiran Negara dalam entitas HAM hanya jika terjadi konflik, sehingga keberadaan Lembaga HAM dimasa lalu tidak memiliki arti yang penting bagi kehidupan Masyarakat.
"Kami berjanji akan mendukung gagasan kampung Redam (Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian) ini sampai tuntas, menjadi wilayah rekonsiliasi dan perdamaian yang memiliki peran aktif melalui teknologi yang saat ini dimiliki oleh Lembaga perdamaian WPO, Kami siapkan Aplikasi yang mumpuni untuk mendukung kinerja Kementerian HAM dalam mengemban misi Perdamaian ini sampai ke akar rumput" pungkas Presiden WPO yang pernah viral dengan Genta Perdamaian









.jpg)






