- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Walikota Jakpus Dampingi Pj Gubernur Tinjau Posko Kebakaran Kebon Kosong

Keterangan Gambar : Walikota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau posko pengungsian penyintas kebakaran di SDN 09 Kebon Kosong
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Walikota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau posko pengungsian penyintas kebakaran di SDN 09 Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Rabu (11/12) pagi.
Pj Gubernur datang untuk melihat kondisi penyintas kebakaran serta penanganan di tenda maupun ruang kelas SDN 09 Kebon Kosong yang sementara waktu dijadikan posko pengungsian sementara.

Baca Lainnya :
- Zaenal Arifn Nahkodai Dekopinda Kabupaten Blitar Masa Bakti 2025-2030
- Ketua DPW NasDem Jawa Timur Targetkan Tahun 2029 Peroleh Sembilan Kursi
- Walikota Jakpus Dampingi Pj Gubernur Tinjau Posko Kebakaran Kebon Kosong
- Benyamin: 16 Tahun Kota Tangsel, Refleksi dan Optimisme untuk Masa Depan
- Pj. Gubernur Teguh Dukung Kebijakan Gratiskan Biaya Sewa Rusun untuk Warga Eks Kebakaran Manggarai
Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga RT 02-09/RW Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12) siang.
"Diduga kebakaran ini bermula dari salah satu rumah yang mengalami korsleting listrik sehingga mengakibatkan 200 rumah ludes terbakar. Perangkat di jajaran Pemprov DKI berusaha bergerak secepat mungkin guna memastikan penanganan dan pelayanan terbaik kepada penyintas kebakaran," ujar Teguh, Rabu (11/12).
Ia mengungkapkan, penanganan di lapangan dilakukan secara berkoordinasi melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait. Tiga posko pengungsian sudah didirikan di sekitar lokasi kebakaran di antaranya, SDN 09, Masjid Al Ikhsan, dan Lapangan Yusuf Hamka. Posko kesehatan juga telah didirikan dengan dukungan tim medis, AGD Puskesmas, dan PMI.
Berbagai bantuan juga telah disalurkan di antaranya, penyediaan makanan siap saji sebanyak tiga kali sehari, perlengkapan kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran dan sebagainya.
"Kami juga memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak termasuk seragam dan perlengkapan sekolah, alat kebersihan dan kebutuhan lainnya disesuaikan kebutuhan penyintas kebakaran," ungkapnya.
Ia menuturkan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI juga telah membuka posko layanan untuk membantu penyintas kebakaran mengurus pergantian berbagai dokumen kependudukan di antaranya KTP, kartu keluarga, akta, dan berbagai catatan sipil lainnya yang turut terbakar.
"Pemprov DKI berkomitmen untuk berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penyintas kebakaran di Kebon Kosong," tuturnya.
Ia menegaskan, Pemprov DKI akan berkoordinasi bersama lembaga dan kementerian terkait penanganan di lokasi lahan eks kebakaran disebabkan tidak semua merupakan kewenangan pemerintah daerah.
"Saya belum mengambil keputusan, tapi sempat berdiskusi dengan beberapa warga untuk relokasi ke rusun. Sementara bantuan yang diberikan kepada penyintas kebakaran sesuai kebutuhan," tegasnya.
Diketahui sekitar 200 rumah warga RT 02 - 09/RW 05 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat ludes terbakar, Selasa (10/12) siang. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik mengakibatkan sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 jiwa kehilangan tempat tinggal.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














