- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
Walikota Blitar Tinjau Gelar Operasi Pasar Ramaikan Pasar Tradisional Oleh Disperindag Kota Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Dalam upaya menggerakkan geliat pasar tradisional, Pemerintah Kota Blitar bersama jajaran Forkopimda melakukan operasi pasar di sejumlah pasar tradisional di Kota Blitar pada Senin (17/03/25).
Agenda ini bertujuan untuk kembali meramaikan kembali pasar tradisional, menstabilkan harga, meningkatkan aksesibilitas, meredam spekulasi dan penimbunan, serta menjaga ketersediaan.
Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I mengatakan operasi pasar kali ini berbeda dari biasanya. Operasi pasar kali ini langsung dilakukan di pasar-pasar, agar masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dapat sekaligus berbelanja di pasar.
Baca Lainnya :
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
Dalam operasi pasar ini, paket sembako yang semula seharga Rp 150.000 dijual dengan harga Rp 123.000. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah, gula, dan minyak goreng. Warga Kota Blitar yang ingin membeli cukup membawa KTP sebagai syarat pembelian.
Operasi pasar berlangsung hingga stok habis.Biasanya dapat berlangsung dalam satu atau dua hari tergantung permintaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Blitar berharap dapat kembali meramaikan pasar tradisional dan mendorong masyarakat untuk lebih sering berbelanja di pasar.
"Ini juga dalam rangka program untuk kembali meramaikan pasar. Maka dari itu kita adakan pasar murah atau operasi pasar. Caranya cukup menyetorkan KTP warga Kota Blitar silakan datang ke pasar yang tersedia pasar murah," ungkap Walikota yang akrab disapa Mas Ibbin.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan operasi pasar ini tersebar di beberapa pasar tradisional di Kota Blitar seperti Pasar
Legi, Pasar Pon, dan Pasar Templek. Pasar Legi menjadi lokasi dengan jumlah pedagang terbanyak, mencapai 1.200 pedagang dengan delapan pedagang yang berpartisipasi dalam operasi pasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan operasi pasar ini tersebar di beberapa pasar tradisional di Kota Blitar seperti Pasar Legi, Pasar Pon, dan Pasar Templek. Pasar Legi menjadi lokasi dengan jumlah pedagang terbanyak, mencapai 1.200 pedagang dengan delapan pedagang yang berpartisipasi dalam Operasi pasar. Sementara itu, di Pasar Pon terdapat 230 pedagang dengan tujuh pedagang yang terlibat, dan di Pasar Templek terdapat 550 pedagang dengan enam pedagang yang ikut serta.

Dalam operasi pasar ini, pemerintah menyediakan paket sembako dengan komoditas yang mengalami fluktuasi di pasaran seperti beras premium, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng. Paket sembako murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
"Komoditasnya ada lima, kebetulan yang harganya lagi naik seperti beras premium 5kg, minyak 1 liter, gula, bawang merah, bawang putih. Harapannya setelah ini pedagang bisa menurunkan harganya," ungkap Hakim.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Blitar berharap masyarakat semakin terdorong untuk kembali berbelanja di pasar tradisional, sehingga perputaran ekonomi di pasar rakyat tetap terjaga dan semakin meningkat. (adv/za/mp)














