- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
- Sekjen ATR/BPN: Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Setiap Tahunnya
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
- Pangdam Jaya Sambangi Polda Metro dan Beri Ucapan HUT Bhayangkara ke-80
- Bupati Shalahuddin Tandai Dimulainya Penataan Kawasan Kumuh Lanjas dan Pembangunan Water Front City
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
Walikota Blitar: Festival Jaranan Barong Wujud Implementasi Ajaran Bung Karno Tri Sakti

Keterangan Gambar : Walikota Blitar memukul gong tandai pembukaan festival jaranan puncak HUT kota ke 117
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah kota Blitar bersama para seniman se kota Blitar diprakarsai Dinas Pariwisata Kota Blitar tetap eksis mempertahankan kelestarian kesenian, salah satunya adalah kesenian jaranan. Untuk mewujudkan itu, pada acara puncak peringatan hari jadi kota Blitar ke 117, Pemerintah kota Blitar menggelar ivent bergengsi, yakni festival menari jaranan barong yang diikuti oleh 1.117 seniman se kota Blitar.
Festival menari jaranan barong berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 April 2023, adapun pembukaan festival dilakukan oleh Walikota Blitar Drs.Santoso bertempat di museum Pembela Tanah Air (PETA) depan TMP Raden Wijaya. Dari tanggal tersebut selama tiga hari masyarakat bisa menyaksikan paradenya.

Baca Lainnya :
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd didepan para seniman, Forkopimda dan masyarakat mengatakan, festival ini adalah sebuah bentuk bangsa ini mempertahankan adat budaya, agar kesenian seperti jaranan tidak diklaim sebagai kesenian negara lain seperti halnya kesenian reog Ponorogo.
"Bangsa kita adalah sebuah bangsa yang berbudaya sebagaimana dalam ajaran Bung Karno yakni Tri Dharma, melalui moment ini kita bertekad mempertahankan budaya kesenian jaranan agar mendapat HAKI," kata Walikota Blitar.
Dengan festival yang melibatkan generasi muda pecinta kesenian jaranan di kota Blitar ini, upaya lain untuk mendapatkan pengakuan dunia, tarian barong klasik mode kreasi barong condromowo akan pentas selama 48 jam, hal ini dilakukan agar seni tari jaranan bisa kembali masuk rekor Muri.

"Untuk itu Saya sangat mengapresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh semua pihak untuk mempertahankan agar kesenian jaranan tidak diaku sebagai kesenian dari negara mereka, seperti reog Ponorogo yang tiba tiba jadi milik Malaysia," pungkasnya.
Perlu diketahui untuk kegiatan festival tarian jaranan sesuai jadwalnya pada tanggal 27 hingga 29 April festival dilaksanakan di lokasi museum PETA dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, sedangkan pada tanggal 29 April pawai barongan digelar mulai pukul 19.00 WIB start dari Kantor BRI Cabang Blitar jalan Merdeka menuju aloon - aloon kota Blitar. (adv/za/mp)

















