- Puspom TNI Merilis 4 Identitas Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Babinsa bersama Komduk gelar Patroli Siskamling Jelang Idul Fitri
- Dipenghujung Ramadhan 1447 H, Pemkab Barut Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat, Dalam Nuansa Ramah Tamah Dan Buka Puasa Bersama
- Ribuan Warga Terima Bantuan, Pemkab Barito Utara Salurkan Kartu Huma Betang
- Musrenbang RKPD 2027 di Palangka Raya, Shalahuddin Gaspol Perjuangkan Program Prioritas Barito Utara
- Dewan Adat BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
- Wujud Solidaritas, Ratusan Paket Lebaran Dibagikan untuk Wartawan dan Masyarakat Prasejahtera
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
Walikota Blitar: Festival Jaranan Barong Wujud Implementasi Ajaran Bung Karno Tri Sakti

Keterangan Gambar : Walikota Blitar memukul gong tandai pembukaan festival jaranan puncak HUT kota ke 117
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah kota Blitar bersama para seniman se kota Blitar diprakarsai Dinas Pariwisata Kota Blitar tetap eksis mempertahankan kelestarian kesenian, salah satunya adalah kesenian jaranan. Untuk mewujudkan itu, pada acara puncak peringatan hari jadi kota Blitar ke 117, Pemerintah kota Blitar menggelar ivent bergengsi, yakni festival menari jaranan barong yang diikuti oleh 1.117 seniman se kota Blitar.
Festival menari jaranan barong berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 April 2023, adapun pembukaan festival dilakukan oleh Walikota Blitar Drs.Santoso bertempat di museum Pembela Tanah Air (PETA) depan TMP Raden Wijaya. Dari tanggal tersebut selama tiga hari masyarakat bisa menyaksikan paradenya.

Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd didepan para seniman, Forkopimda dan masyarakat mengatakan, festival ini adalah sebuah bentuk bangsa ini mempertahankan adat budaya, agar kesenian seperti jaranan tidak diklaim sebagai kesenian negara lain seperti halnya kesenian reog Ponorogo.
"Bangsa kita adalah sebuah bangsa yang berbudaya sebagaimana dalam ajaran Bung Karno yakni Tri Dharma, melalui moment ini kita bertekad mempertahankan budaya kesenian jaranan agar mendapat HAKI," kata Walikota Blitar.
Dengan festival yang melibatkan generasi muda pecinta kesenian jaranan di kota Blitar ini, upaya lain untuk mendapatkan pengakuan dunia, tarian barong klasik mode kreasi barong condromowo akan pentas selama 48 jam, hal ini dilakukan agar seni tari jaranan bisa kembali masuk rekor Muri.

"Untuk itu Saya sangat mengapresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh semua pihak untuk mempertahankan agar kesenian jaranan tidak diaku sebagai kesenian dari negara mereka, seperti reog Ponorogo yang tiba tiba jadi milik Malaysia," pungkasnya.
Perlu diketahui untuk kegiatan festival tarian jaranan sesuai jadwalnya pada tanggal 27 hingga 29 April festival dilaksanakan di lokasi museum PETA dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, sedangkan pada tanggal 29 April pawai barongan digelar mulai pukul 19.00 WIB start dari Kantor BRI Cabang Blitar jalan Merdeka menuju aloon - aloon kota Blitar. (adv/za/mp)
















