- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Walikota Blitar: Festival Jaranan Barong Wujud Implementasi Ajaran Bung Karno Tri Sakti

Keterangan Gambar : Walikota Blitar memukul gong tandai pembukaan festival jaranan puncak HUT kota ke 117
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah kota Blitar bersama para seniman se kota Blitar diprakarsai Dinas Pariwisata Kota Blitar tetap eksis mempertahankan kelestarian kesenian, salah satunya adalah kesenian jaranan. Untuk mewujudkan itu, pada acara puncak peringatan hari jadi kota Blitar ke 117, Pemerintah kota Blitar menggelar ivent bergengsi, yakni festival menari jaranan barong yang diikuti oleh 1.117 seniman se kota Blitar.
Festival menari jaranan barong berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 April 2023, adapun pembukaan festival dilakukan oleh Walikota Blitar Drs.Santoso bertempat di museum Pembela Tanah Air (PETA) depan TMP Raden Wijaya. Dari tanggal tersebut selama tiga hari masyarakat bisa menyaksikan paradenya.

Baca Lainnya :
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd didepan para seniman, Forkopimda dan masyarakat mengatakan, festival ini adalah sebuah bentuk bangsa ini mempertahankan adat budaya, agar kesenian seperti jaranan tidak diklaim sebagai kesenian negara lain seperti halnya kesenian reog Ponorogo.
"Bangsa kita adalah sebuah bangsa yang berbudaya sebagaimana dalam ajaran Bung Karno yakni Tri Dharma, melalui moment ini kita bertekad mempertahankan budaya kesenian jaranan agar mendapat HAKI," kata Walikota Blitar.
Dengan festival yang melibatkan generasi muda pecinta kesenian jaranan di kota Blitar ini, upaya lain untuk mendapatkan pengakuan dunia, tarian barong klasik mode kreasi barong condromowo akan pentas selama 48 jam, hal ini dilakukan agar seni tari jaranan bisa kembali masuk rekor Muri.

"Untuk itu Saya sangat mengapresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh semua pihak untuk mempertahankan agar kesenian jaranan tidak diaku sebagai kesenian dari negara mereka, seperti reog Ponorogo yang tiba tiba jadi milik Malaysia," pungkasnya.
Perlu diketahui untuk kegiatan festival tarian jaranan sesuai jadwalnya pada tanggal 27 hingga 29 April festival dilaksanakan di lokasi museum PETA dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, sedangkan pada tanggal 29 April pawai barongan digelar mulai pukul 19.00 WIB start dari Kantor BRI Cabang Blitar jalan Merdeka menuju aloon - aloon kota Blitar. (adv/za/mp)









.jpg)





