Breaking News
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
- Romy Soekarno : Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
Wabup Tangerang Tutup Festival Budaya Dan Pendidikan

Keterangan Gambar : Wabup Tangerang Mad Romli Tutup Festival Budaya Dan Pendidikan
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli menutup kegiatan festival budaya dan pendidikan yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Tangerang, Sabtu (05/11/022).
Wabup H. Mad Romli mendukung dan menyambut positif diselenggarakannya festival budaya dan pendidikan tersebut khususnya dalam membendung perilaku menyimpang para pelajar yang saat ini marak terjadi.
"Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat sangat mendukung dan menyambut positif kegiatan ini. Selain sebagai ajang unjuk prestasi dan seni karya anak bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah keterlibatan para pelajar dalam tawuran dan geng motor yang merugikan masyarakat," kata H. Mad Romli
Menurut dia, dampak kemajuan teknologi dan informasi sangat mempengaruhi para pelajar, baik perilaku maupun kemampuan serta kecakapan para pelajar. Untuk itu, dia berharap kegiatan ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan di SMAN 1 Tangerang sebagai bentuk upaya untuk terus meningkatkan kualitas penyelengaraan pendidikan termasuk di dalamnya kualitas peserta didiknya.
"Saya berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif yang tepat dalam melahirkan generasi penerus yang berperilaku baik. Mampu menjadi insan yang kreatif, produktif, dan inovatif sebagai aset berharga di masa mendatang," harapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Tangerang, R. Tandjung Sekartiani mengungkapkan festival budaya dan pendidikan tersebut adalah implementasi dari kurikulum merdeka.
"Karakteristik dari kurikulum merdeka ini, salah satunya adalah pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila," ungkap Tandjung.
Dia melanjutkan kegiatan festival budaya dan pendidikan tersebut digelar selama 3 hari dengan kegiatan-kegiatan diantaranya: edufair dan motivasi pelajar, gelar karya siswa dan pameran literasi, gebyar budaya Banten serta deklarasi anti korupsi dan anti bullying.
"Kami berharap kegiatan ini bisa melatih para peserta didik untuk melakukan aksi nyata terhadap berbagi isu perilaku negatif pelajar serta menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan masyarakat di sekitarnya," tandanya.(**)













