Breaking News
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Wabup Blitar : Bedhol Pusaka Jelang Hari Jadi ke 698 Sebagai Pendorong Kebangkitan Ekonomi Secara Ma

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Bulan Agustus ini ada dual hal penting yang harus selalu kita ingat khususnya bagi masyarakat Kabupaten Blitar, pertama pada tanggal 5 Agustus Kabupaten Blitar adalah peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar, dan tanggal 17 Agustus adalah peristiwa penting karena bangsa ini telah merdeka. Seperti biasa menjelang pisowanan agung peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ada agenda penting pra hari jadi yakni bedhol pusaka, pada perayaan yang ke 698 yang diperingati setiap tanggal 5 Agustus menggelar serangkaian peringatan Hari Jadinya yakni yang di sebut dengan acara bedhol pusaka, setelah bedhol pusaka, benda yang berwujud kitab sejarah hari jadi dan panji lambang daerah disemayamkan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro menjelang pisowanan agung. Adat tradisi dari para Bupati sebelumnya bedhol pusaka dilakukan pada tanggal 4 Agustus, untuk tahun ini bertepatan hari Kamis, dan dilanjutkan dengan pisowanan agung tangggal 5 yang jatuh pada hari Jum'at. Prosesi bedhol pusaka dari sasono gedong agung tempat disimpan pusaka berbentuk kitab dan panji lambang daerah dilakukan ole Wakil Bupati Blitar H. Rahmat Santoso, S.H M.H Kamis sore (04/08/22) di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro. Pada kesempatan ini Wakil Bupati Rahmat Santoso dapat mengikuti acara paling sakral di Pemerintah Kabupaten Blitar, sedangkan jalanya prosesi bedhol Pusaka diawali dengan Manggolopati. Manggolo Pati yaitu Senopati yang diberi tugas oleh sang patih dalam hal ini Wakil Bupati, untuk mengambil Pusaka dari gedung pusaka kemudian dikeluarkan dari pagedongan pusaka." Sebagai kaum milenial saya merasa bangga karena ikut menjadi bagian yang dapat nguri uri adat budaya seperti hari ini dalam acara bedhol pusaka, sebagai orang jawa saya tentunya akan bertambah banyak pengalaman yang saya peroleh selama menjabat di Kabupaten Blitar, dan saya sangat bangga,"ungkap Rahmat Santoso dengan mengenakan busana kejawenya.
Selanjutnya setelah bedhol pusaka Sekertris Daerah Izul Marom yang didapuk sebagai sang Maha Mentri bertugas melaporkan kepada Sang Patih, yakni Wakil Bupati bahwa pusaka siap untuk dikirab untuk disaksikan kepada masyarakat untuk ditunjukan bahwa Kabupaten Blitar punya sesanti atau semboyan Hurup Hambangun Praja yang maknanya Hurup nyala bara api, makna Hambangun berati Pembangunan sendangkan Praja berarti Pemerintahan jadi Hurup Hambangun Praja makna utuhnya adalah Semangat seperti bara api untuk membangun Kabupaten Blitar untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar Maju Bersama Sejahtera Bersama.
Setelah dua tahun vakum, akibat pandemi acara bedhol pusaka tahun 2022 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro berlangsung sangat meriah karena seluruh kepala OPD dihadirkan. Kepada wartawan Rahmat Santoso yang akrab di sapa Mak Dhe Rahmat menyebut dua tahun badai Pandemi Covid 19 tradisi budaya luhur ini tetap dilakukan tapi terbatas sekali hanya pejabat internal saja.
"Karena sekarang sudah longgar aturannya dari pandemi menjadi endemi maka untuk kegiatan kemasyarakatan mulai dibuka, ke depan saya berharap seperti prosesi Bedhol Pusaka akan menjadi mahnet wisata bagi Kabupaten Blitar, sehingga pelaku usaha bangkit dan jalan kembali," imbuhnya.
Selain itu Rahmat yang juga sebagai ketua DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia ( IPHI ) berharap banyak pada Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke-698 Kabupaten Blitar secara makro akan bertambah baik dari semua dimensi.
"Nah tentunya diawali dari performa birokrasi pemerintahan lebih maju, sukses dalam pembangunan juga sukses tingkat kesejahteraan masyarakat nya. Hari Jadi ke 698 hendaknya juga sebagai pengungkit ekonomi bangkit menuju masyarakat Kabupaten Blitar lebih sejahtera," pungkasnya.(za/mp)

.jpg)










.jpg)




