- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
Tinggalkan Indonesia, Ribuan Orang Tunggu Paus Fransiskus di Pinggir Jalanan Jakarta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Usai sudah Lawatan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus di Negeri 17 an pulau, 700 an suku dan 1.0001 macam bahasa daerah setelah 4 hari di Jakarta.
Paus Fransiskus dan rombongan Tahtah Suci Vatikan meninggalkan Indonesia menuju Papua Nugini pada Jumat pagi (6/9/2024) sekira pukul 10.01 WIB menuju Bandara Soeta,Banten, Indonesia.
Baca Lainnya :
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Gabungan Ormas dan Relawan Gelar Buka Puasa Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta
- Ketua Umum PB. Formula Mendukung Keputusan Ketua MUI Bidang Fatwa, Jangan Beli Produk AS yang Tidak Halal
- Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Ribuan rakyat Indonesia memenuhi trotoar Jalan Medan Merdeka Timur. Antusias masyarakat Indonesia ini dapat dilihat dari tumpukan massa di kawasan Cikini atau di depan perkiraan jalan dekat Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) hingga kawasan Monas Jakarta Pusat.
Mereka (warga-red) berdesakan untuk melihat dan melambaikan tangan melepas sang Pemimpin Perdamaian Dunia ini yang duduk di dalam Mobil.

Di sepanjang Jalan Sudirman misalnya, orang-orang dari pagi telah menunggu pemimpin umat Katolik sedunia tersebut.
Para karyawan kantor yang ada di Kawasan Sudirman meninggalkan tempat kerjanya selama sejenak untuk melepas kepergian Paus Fransiskus.
“Sayang sekali Paus tidak berjalan pelan. Mungkin karena sudah ditunggu di bandara,” kata salah seorang karyawan di Sudirman, Retno Larasati.
Namun, Retno cukup senang bisa melihat Paus karena kaca mobilnya dibuka. “Saya tidak dapat tiket ke GBK kemarin, jadinya saya sempatkan sebentar nunggu di depan kantor saya,” katanya.
Dengan senyumnya yang khas Paus Gereja Katolik ke-266 ini melambaikan tangan sambil memberi berkah kepada masyarakat negeri belasan ribu pulau dan seribu satu bahasa daerah namun menyatu dalam bahasa yang satu yakni bahasa Indonesia ini.
Tangis dan air mata rakyat Indonesia melepas Paus. Rasa sedih dan bahagia mengantar kepulangan sang Pemimpin yang selalu mengutamakan perdamaian di dunia.
*Kursi Roda Paus Fransiskus Tertinggal di Kedubes Vatikan untuk RI*

Poto:Mobil yang membawa Kursi Roda Paus Fransiskus yang Tertinggal di Kedutaan Vatikan Jakarta ke Bandara Soeta.
Lima belas menit setelah Paus Fransiskus dan Rombongan meninggalkan kantor Kedutaan Besar Tatahta Suci Vatikan di Jalan Merdeka Timur, tampak petugas Kedutaan menentang sebuah Kursi Lipat yang tak lain adalah Kursi Roda milik Paus Fransiskus yang digunakan selama kunjungan di Indonesia sejak 3-6 September 2024.
Sontak para pengunjung yang masih menunggu di depan pintu gerbang Kantor Kedubes berteriak.. " Kursi Roda Bapa Paus ketinggalan" teriak beberapa ibu yang melihat petugas membawa kursi Roda Paus kedalaman sebuah mobil Toyota Hitam berpelat CD.17.02 yang hendak membawa Kursi Roda Paus Fransiskus ke Bandara Soeta.
"Ya, sepertinya Bapa Suci Paus Fransiskus masih ingin tinggal lama di Indonesia atau bahkan masih akan kembali ke Indonesia? Puji Tuhan," celetuk seorang Ibu yang mengaku datang dari Paroki St. Aloysius Gonzaga Cijantung Jakarta Timur itu.
Selamat jalan Bapa Suci Paus Fransiskus, Terima Kasih untuk Doa dan Kunjungan penuh persaudaraan bagi masyarakat Indonesia. Kami masih menanti kunjungan selanjutnya.
(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















