- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
Street Race, PSI Minta Pemprov DKI Atasi Kenakalan Remaja Lain dengan Cara Ini

Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengapresiasi ajang _street race_ inisiasi Polda Metro Jaya yang menurunkan angka balap liar di DKI Jakarta.
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengapresiasi ajang _street race_ inisiasi Polda Metro Jaya yang menurunkan angka balap liar di DKI Jakarta.
"Tentu ini strategi yang inovatif, bakat anak muda bisa tersalurkan dengan baik karena difasilitasi,” kata Ara sapaan akrab Anggara.
Wakil Ketua Komisi E ini mengatakan metode tersebut bisa diterapkan dalam mengatasi kenakalan remaja lain seperti tawuran, vandalisme, dan narkoba.
Baca Lainnya :
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
“Saya pikir metode ini bisa dipakai untuk bisa atasi kenakalan remaja Jakarta yang lain. Kuncinya harus ada ruang dan program yang memfasilitasi minat anak muda," lanjutnya.
"Ruang kreasi sangat penting untuk anak muda baik di bidang olahraga, seni, ataupun berorganisasi. Bisa dipikirkan bagaimana Gelanggang Remaja di Jakarta bisa merata memfasilitasi minat bakat remaja," tambah Ara.
Ara meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi motor inovasi ini.
"Dispora DKI harus berani keluar dari zona nyaman kegiatan-kegiatan standar dan template. Buat program-program yang menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat,” tutup Ara. ** (Jhn)




.jpg)


.jpg)


.jpg)
.jpg)




